BangkaPos/

Berkelahi Gegara Saling Pandang, Remaja Ini Kena Sabetan Parang saat Coba Melerai

Merasa setia kawan lantas korban pun mendekat guna memisahkan masing-masing yang salah paham

Berkelahi Gegara Saling Pandang, Remaja Ini Kena Sabetan Parang saat Coba Melerai
Istimewa
Kepolisian Pangkalpinang saat memeriksa lokasi kejadian terjadinya keributan antar pemuda di Kawasan Bukit Dealova Pangkalpinang, Minggu (16/7/2017) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepolisian Pangkalpinang saat memeriksa lokasi kejadian terjadinya keributan antar pemuda di Kawasan Bukit Dealova Pangkalpinang, Minggu (16/7

Gara-gara hendak melerai perkelahian antar pemuda yang masih di bawah umur, ES (17) terpaksa dilarikan ke rumah sakit (RS), Minggu (16/7) malam.

Pasalnya, dirinya mengalami luka sabetan senjata tajam (Sajam) jenis parang usai melerai keributan antara temannya dan para pelaku.

Kejadiannya sendiri bermula saat korban bersama rekan-rekannya tengah nongkrong di Kawasan Bukit Dealova Tampuk Pinang Pura Pangkalpinang.

Kala itu, salah seorang rekannya ini terlibat keributan dengan pemuda kelompok lainnya.

Merasa setia kawan lantas korban pun mendekat guna memisahkan masing-masing yang salah paham tersebut.

Hingga akhirnya dirinya menjadi sasaran pukulan dan sabetan parang.

Korban yang merupakan warga Cengkong Abang Mendo Barat Kabupaten Bangka ini langsung mengalami luka robek pada bagian pinggang dan jempol kanan serta luka memar pada bagian pundaknya.‎

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Noveriko A Siregar membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya pun masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku ini.

"Awalnya memang gara-gara saling pandang, hingga akhirnya terjadinya perkelahian, korban ditangani medis dan sudah pulang ke kediamannya," katanya, Senin (17/7).

Menurutnya, para terduga pelaku sudah diketahui identitasnya.

"Kita ‎juga sudah lakukan upaya kepada orangtuanya untuk menyerahkan anaknya secara baik-baik, percayakan semuanya kepada kepolisian," imbaunya.(Bow)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help