BangkaPos/

Bocah Ini Tak Bisa Masuk SMP Negeri di Pangkalpinang dan Pilih Kerja Bantu Nenek Kupas Bawang

Saat teman-teman seusianya tengah bergembira menikmati bangku sekolah, tidak demikian dialami bocah ini.

Bocah Ini Tak Bisa Masuk SMP Negeri di Pangkalpinang dan Pilih Kerja Bantu Nenek Kupas Bawang
Bangkapos/Ardhina Trisila Sakti
Riski membersihkan bawang merah di Gudang Haji Awi, dan terpaksa menerima nasibnya yang tertunda masuk SMP negeri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Saat teman-teman seusianya tengah bergembira menikmati bangku sekolah, tidak demikian dialami bocah ini.

Harapannya untuk meraih kehidupan yang lebih baik terancam kandas.

Impiannya menuntut ilmu di sekolah negeri, pupus karena persoalan nilai.

Riski (14) terpaksa harus mengubur mimpi bersekolah di jenjang SMP untuk sementara waktu.

Bocah laki-laki warga Gang Keluarga, Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah ini gagal diterima di SMPN 5 Pangkalpinang.

Riski pun memilih bekerja di sebuah gudang distributor bumbu dapur ketika teman-temannya bergembira di hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2017-2018, Senin (17/7/2017).

Lulusan SDN 42 Pangkalpinang yang tinggal dengan neneknya tersebut terlihat sibuk membersihkan bawang merah di gudang yang berada di Jalan Muntok, Pangkalpinang.

Riski lebih banyak diam saat ditemui jurnalis bangkapos.com, Dhina Sakti.

Ia hanya mengangguk saat ditanya apakah ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan menyukai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Dia bilang, kalau dia sudah besar mau sekolah. Dia kesal dan malu karena kawan-kawan lainnya sudah masuk SMP," ujar Eliyati (61), nenek Riski.

Halaman
1234
Penulis: Dhina Sakti
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help