BangkaPos/

Pertamina Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Korban Banjir Di Pulau Belitung

Dari delapan SPBU di Belitung semua masih bisa beroperasional dengan baik, 10 Solar Pact Dealer Nelayan (SPDN) dan empat Stasiun

Pertamina Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Korban Banjir Di Pulau Belitung
Istimewa
Pertamina saluran bantuan minyak dan sembako kepada Korban Banjir di Belitung 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bencana alam banjir telah melanda wilayah Belitung Timur (Beltim) sejak Sabtu, (15/7/2017 yang lalu.

Sebanyak 3.200 jiwa menjadi korban pengungsian banjir.

Perekonomian Belitung menjadi terhambat, akses transportasi darat, kerusakan bangunan, kegiatan pendidikan, pelayanan publik juga mengalami gangguan.

Melihat kondisi ini, Pertamina dipimpin Insani Kamil, Operation Head Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pangkalbalam Bangka, membantu meringankan beban para pengungsi dengan mengulurkan bantuan paket sembako sebanyak 230 paket yang akan didistribusikan desa-desa yang terkena dampak banjir.

Selain itu Pertamina juga menyalurkan minyak tanah sebanyak empat kilo liter atau sekitar 18 drum untuk dibagikan ke posko-posko bencana. Bantuan dari Pertamina ini diterima langsung oleh Bupati Belitung, H. Sahani Saleh.

"Tim Pertamina akan mendistribusikan 230 paket sembako dan empat kilo liter minyak tanah sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terkena dampak banjir. Daftar kebutuhan ini sudah kami sesuaikan dengan permintaan dari posko-posko bencana dan Basarnas yang berada di lokasi bencana," jelas Area Manager Communication dan Relations Sumbagsel, M Roby Hervindo.

Roby menambahkan, banjir setinggi lebih kurang dua meter ini juga telah membuat beberapa akses jalan terputus, sehingga menghambat jalur distribusi bahan bakar minyak ke wilayah Belitung Timur.

Ia menyebutkan pertamina masih terus berupaya mengoptimalkan jalur yang masih bisa dilewati oleh armada mobil tanki guna mendistribusikan bahan bakar minyak, serta elpiji ke wilayah yang masih bisa beraktivitas normal.

"Dari delapan SPBU di Belitung semua masih bisa beroperasional dengan baik, 10 Solar Pact Dealer Nelayan (SPDN) dan empat Stasiun Pengisian Bahan bakar Nelayan (SPBN) dapat dilayani normal, sedangkan untuk Agen Penjual Minyak dan Solar (APMS) dari total 13, sudah 12 yang bisa beroperasi, 1 yang belum beroperasi yaitu di daerah Gantung masih belum bisa dilalui karena jalan yang putus di wilayah Penyu dan Lintang," jelasnya.

Terkait stok bahan bakar di Jobber Belitung, tegas Roby, semua dalam kondisi aman dan terkendali.

"Mulai kemarin, permintaan akan bahan bakar minyak sudah mulai meningkat, karena hujan sudah mulai berhenti dan banjir di beberapa titik sudah mulai bisa dilalui," tutur Roby.(*)

Penulis: Evan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help