BangkaPos/

Musibah Banjir Belitung

Relawan Parjo Kehilangan Buah Hatinya Saat Dia Sibuk Menolong Korban Banjir

Parjo harus merelakan anaknya yang baru saja dilahirkan sang istri saat ia sibuk membantu korban banjir di Belitung Timur.

Relawan Parjo Kehilangan Buah Hatinya Saat Dia Sibuk Menolong Korban Banjir
Facebook/Kompak Beltim
Tim evakuasi menyisir Sungai Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, saat terjadi banjir. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Banjir yang menerjang Kabupaten Belitung dan Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meninggalkan kesedihan mendalam bagi para korban.

Namun kesedihan tak hanya dirasakan para korban yang rumahnya terendam air dan harus mengungsi.

Masyarakat yang tak menjadi korban banjirpun ikut berempati untuk membantu para korban.

Kisah pilu dialami relawan yang membantu para korban banjir, Parjo. Cerita ini diceritakan akun Facebook Subrata Kampit.

Baca: Kepala BNPB Lihat dari Udara Masih Banyak Rumah Warga Terendam Hingga Atap

Dalam sekejap, postingan kronologis dan foto bayi mungil langsung menjadi viral.

Sejak diposting pertama kali 19 jam yang lalu, sudah ditanggapi oleh seribu lebih pengguna Facebook.

Postingan ini juga dibagikan sebanyak 135 kali dan dikomentari 600 orang lebih.

Parjo harus merelakan anaknya yang baru saja dilahirkan sang istri saat ia sibuk membantu korban banjir di Belitung Timur.

Buah hati Parjo menghembuskan nafas setelah telat menangis saat dilahirkan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help