BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pasokan Ikan Menurun, Pasokan Cumi Malah Naik

Hasil tangkapan berupa ikan dua pekan terakhir rata-rata menurun lima persen dibanding sebelumnya

Pasokan Ikan Menurun, Pasokan Cumi Malah Naik
bangkapos.com/Nurhayati
Ridwan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hasil tangkapan jenis ikan yang didapat nelayan Sungailiat dan sekitarnya menurun.

Dalam dua pekan terakhir, pasokan ikan di pasaran, setidaknya berkurang 5 persen. Namun sebaliknya, hasil tangkapan nelayan, berupa cumi, justru naik.

"Hasil tangkapan berupa ikan dua pekan terakhir rata-rata menurun lima persen dibanding sebelumnya," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabuipaten Bangka, Ridwan kepada Bangka Pos Group, Kamis (20/7/2017).

Penurunan tonase hasil tangkapan nelayan Sungailiat dua pekan terkahir menurutnya, karena faktor cuaca di lautan yang tidak stabil.

"Angin kencang, gelombang tinggi disertai badai, itu penyebabnya," katanya.

Lain halnya hasil tangkapan nelayan berupa cumi, malah naik 10 persen dua pekan terakhir. Kenaikan jumlah tangkapan berupa cumi, sebagian besar nelayan justru melaut di sekitar pulau-pulau yang terlindung dari badai.

"Kalau nelayan cumi, bisa berlindung di pinggiran pulau-pulai saat badai dan gelombang datang. Jadi tak berpengaruh. Malah persentasenya naik 10 persen," katanya.

Sayang Ridwan tak menyebutkan angka pasti tonase kenaikan atau penurunan yang dimaksud sebagai parameter pebanding.

"Data itu kita himpun dari PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara), Namun angka lebih rinci, nanti akan saya sampaikan lebih lanjut," katanya.

Sementara itu pada edisi sebelumnya disebutkan, produksi ikan hasil tangkapan nelayan tradisional Sungailiat dan sekitarnya pada akhir Agustus 2016 mencapai 580 ton.

Tangkapan ikan nelayan hingga akhir Agustus 2016 merupakan produksi terbanyak dibanding pada Juli 2016 yang hanya mampu produksi 411 ton.

Jumlah produksi ikan ini diperoleh berdasarkan data Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan (PIPP) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat.

"Meningkatnya jumlah produksi ikan pada Agustus 2016 karena dipengaruhi oleh kondisi gelombang air laut yang dianggap aman untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut," jelas Kepala PPN Sungailiat, Tri Aris Wibowo kepada Bangka Pos Group, pada edisii Jumat (2/9/2016) silam.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help