Jembatan Gang Nias Terancam Ambruk Tergerus Air

Untuk menghindari kecelakaan, warga hanya memasang papan peringatan dan batu untuk menutupi lobang jalan.

Jembatan Gang Nias Terancam Ambruk Tergerus Air
istimewa
Kondisi jembatan di Gang Nias Desa Air Ruay yang terancam ambruk.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Jembatan di Gang Nias Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka terancam ambruk.

Pasalnya kondisi jembatan memprihatinkan dimana satu sisinya sudah terlihat gerongong karena tergerus air aaat hujan deras dan jalan terlihat retak.

Jika dilewati kendaraan bermuatan berat mak jembatan bisa ambruk.

Untuk menghindari kecelakaan, warga hanya memasang papan peringatan dan batu untuk menutupi lobang jalan.

Saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilewati oleh motor sedangkan mobil tidak bisa masuk melewati jalan tersebut.

Ketua Laskar Sekaban M Achin mengeluhkan kondisi jembatan di Gang Nias tersebut karena khawatir jika dibiarkan bisa menelan korban jiwa.

Dia menilai ada kesan pembiaran yang dilakukan Pemkab Bangka terhadap jembatan Gang Nias termasuk dari kades dan perangkat desa yang dinilai kurang peduli terhadap kondisi jembatan karena sudah enam bulan dibiarkan tanpa ada tindakan untuk memperbaikinya.

"Kondisi jembatan ini memprihatinkan kalau dibiarkan bisa roboh. Sudah enam bulan tidak ada tindakan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Padahal dari dinas PU sudah meninjau ke sana. Ada kesan pembiaran," sesal Achin saat dikonfirmasi bangkapos.com, Jumat (21/7/2017).

Menurutnya akses jalan tersebut cukup ramai dari Gang Nias bisa tembus ke Air Ruay dan BTN. Jalan ini sudah di aspal dan berada di pemukiman yang cukup padat.

Dia berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak memakan korban jiwa.

"Kita lihat seperti jembatan kan banyak bermasalah akhirnya PR ini ditumpuk. Yang lain-lain diperbaiki seperti di Sigambir kenapa yang ini nggak diperbaiki dibiarin hingga terlalu lama. Harapan kita segeralah diperbaiki ini. Kemudian dari perangkat desa juga kayaknya nggak ada tindak lanjut, tidak ada gerakan harusnya kades peduli. Itukan nggak jauh dari kantor kades. Jalan ini perbatasan Karya Makmur dan Air Ruay tapi ini sudah masuk Air Ruay. Harusnya ada gerakanlah kades menyampaikan ke PU," tegas Achin.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved