BangkaPos/

Ini Tanggapan BKD Babel Soal ASN Tak Puas di Mutasi Lapor ke Ombudsman

pemerintah daerah malakukan transparasi informasi tiap mutasi atau mengadakan kenaikan jabatan.

Ini Tanggapan BKD Babel Soal ASN Tak Puas di Mutasi Lapor ke Ombudsman
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Babel, Sahirman Jumli

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Babel, Sahirman Jumli menanggapi santai terkait banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja pemerintah daerah Provinsi Kep. Bangka Belitung yang melaporkan ketidakpuasannya terhadap mutasi dan promosi jabatan.

Menurutnya pemerintah daerah malakukan transparasi informasi tiap mutasi atau mengadakan kenaikan jabatan.

Adapun persyaratan umum dan khusus untuk mengajukan diri naik jabatan diumumkan secara terbuka.

Tahapan promosi jabatan dimulai dengan tahap seleksi administrasi, penulisan makalah, wawancara hingga tahap assessment (penilaian).

"Bisa saja ASN itu melapor karena gak puas atau gak paham dengan aturan. Ada Komisi Aparatur Sipil Negara (KSN) yang mengawasi proses seleksi promosi jadi tidak sembarangan mengadakan mutasi dan promosi jabatan," ujar Sahirman saat ditemui Bangka Pos, Rabu (26/7).

Sahirman membenarkan apabila ada langkah ASN yang tak puas dengan mutasi atau promosi jabatan dapat melapor ke Kemendagri, KSN atau Ombudsman.

Lembaga ini dinilai independen karena merupakan institusi pemerintahan pusat.

Kepada Bangka Pos, tingginya laporan ketidakpuasan dari kalangan ASN pemprov Babel tak membuat Sahirman setuju dengan image tidak profesionalnya manajerial di pemerintah provinsi.

Beberapa aturan umum terkait mutasi dan promosi dilalukan karena alasan penyegaran untuk menghindari kejenuhan (sudah menjabat selama 5 tahun) dan memenuhi syarat kenaikan golongan pangkat apabila ada jabatan yang kosong.

"Proses mutasi dan promosi itu ada dasar hukumnya. Kita anggap Ombudsman ini sebagai mitra pemerintah karena pengawasan akan semakin baik biasanya kalau dari "orang luar", lebih tahu kelemahan kita ketimbang kita sendiri," tutupnya.

Penulis: Dhina Sakti
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help