UBB Buat Peta Tematik Geospasial Sebagai Acuan Menyusun Rencana Pembangunan

BIG merupakan lembaga non kementerian, namun berada di bawah pengawasan langsung Presiden RI, memberi kepercayaan

UBB Buat Peta Tematik Geospasial Sebagai Acuan Menyusun Rencana Pembangunan
ist
TEKEN DOKUMEN -- Warek II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko (yang sekaligus juga Ketua PPDIS UBB) menandatangani dokumen kesediaan menerima aset negara berupa server dan data basis geospasial yag dipercayai pemerintah (dalam hal ini BIG) kepada UBB. Penandatanganan dokumen negara ini disaksikan Ketua BIG Prof Dr Hasanuddin (kanan).

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dody

BANGKAPOS.COM, BANGKA, -- Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali meraih prestasi. Meskipun terkategori sebagai perguruan tinggi negeri baru atau PTNB, pemerintah telah memberi kepercayaan penuh kepada universitas ini untuk mengoperasikan alat-alat geospasial sekaligus membuat peta geospasial di Bangka Belitung.

Kepercayaan pemerintah itu ditandai dengan Wakil Rektor II Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, selaku Ketua PPIDS (Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial), Selasa (25/07/2017) siang meneken kesediaan menerima aset pemerintah -- berupa seperangkat server dan data basis geospasial -- di Ruang Akustik UBB.

Penandatanganan dokumen pemerintah itu disaksikan Ketua Badan Informasi Geospasial (BIG) Prof Dr Hasanuddin Z Abidin, sebelum ia memberikan kuliah umum bertema “Penguatan Sumberdaya Manusia Informasi Geospasial Berbasis Kompetensi”, pejabat BIG dan unsur pimpinan UBB serta perwakilan mahasiswa dari lima fakultas di UBB.

“Mewakili UBB, saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada UBB, meskipun usia UBB masih sangat muda. Bagi UBB, kepercayaan ini boleh ditamsilkan sebagai lompatan milenial. Sebab, kini dan di masa depan, utamanya, kehadiran peta geospasial itu sangat penting dan strategis,” ujar Agus Hartoko.

BIG merupakan lembaga non kementerian, namun berada di bawah pengawasan langsung Presiden RI, memberi kepercayaan kepada UBB untuk membuat peta informasi geospasial tematik (IGT) guna mendukung Kebijakan Satu Peta (KSP) Indonesia.

“PPIDS UBB merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membuat peta geospasial tematik. Misalnya Babel ingin mengembangan lada putih, gahru, pariwisata dan sebagainya, harus ada peta geospasialnya,” ujar Hasanuddin.

Peta geospasial itu menurut dosen ITB itu sangat penting. Bahkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas), ia mencontohkan, tidak akan menyetujui apapun usulan dari pemerintah daerah apabila tidak dilengkapi dengan peta lokus spasial -- peta lokasi (spasial) atas proyek yang diusulkan tersebut.

Menurut Agus Hartoko, peta data geospasial itu mesti ada sebelum membuat atau menyusun rencana pembangunan. Setelah peta geospasial hadir maka rencana pembangunan akan mudah terintegrasi satu sama lainnya.

“Dalam waktu dekat ini PPIDS UBB yang bekerjasama dengan instansi lain akan membuat peta geospasial tanaman lada. Juga bisa peta geospasial terhadap unsur-unsur pendukung geopark Bangka Belitung dan pariwisata dan sebagainya,” tukas Agus Hartoko.

Halaman
12
Penulis: Dody
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved