Melawan Polisi Pakai Parang, Buronan dan Pelaku Cabul Asal Muara Enim Kena 3 Tembakan

Kabur dari kejaran polisi di kampung halamannya, usai merampok dan menewaskan korbannya, dia berulah lagi.

Melawan Polisi Pakai Parang, Buronan dan Pelaku Cabul Asal Muara Enim Kena 3 Tembakan
Bangkapos/Ajie Gusti
Pelaku pencabulan sekaligus buronan dalam kasus pembunuhan serta pembegalan yang diamankan tim opsnal Polsek Taman Sari Pangkalpinang, Kamis (27/7/2017). 

"Kondisi anggota kita tidak apa-apa, hanya mengalami luka pada bagian tangan dan sedikit terluka di bagian wajah, karena pelaku sempat melawan dan berkelahi dengan petugas," kata Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang AKBP Noveriko Alfred Siregar, Kamis (27/7).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penyerangan bermula ketika Tim Opsnal Polsek Taman Sari hendak menangkap Dodi di sebuah pondok pabrik batako di Kelurahan Rejosari, Pangkalpinang.

Dodi adalah terduga pelaku pencabulan terhadap keponakannya sendiri, sebut saja Mawar (7).

Kasus ini dilaporkan orangtua korban ke polisi pada Selasa (25/7) lalu.

Belakangan diketahui pula bahwa Dodi merupakan buronan kasus pembegalan disertai pembunuhan di Kabupaten Muara Enim, Sumsel, pada 2013 lalu.

"Ternyata pelaku ini merupakan buronan dalam kasus pembunuhan di Kabupaten Muara Enim. Saat personel kita hendak mengamankannya, pelaku langsung mengeluarkan parang panjang dan mengarahkannya ke petugas, maka kami beri tindakan tegas karena ingin melarikan diri juga," ujar Noveriko.

Dari tangan Dodi, polisi berhasil mengamankan sebilah parang panjang yang digunakan untuk menyerang petugas.

Dikira maling

Sementara, Dodi membatah disebut akan menyerang polisi.

Dia mengaku tidak tahu akan ditangkap terkait kasus pencabulan.

Halaman
1234
Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Alza Munzi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help