Polisi Panggil Mantan Napi Sebagai Saksi Pencurian Walet

Mantan Napi bernama Ilut itu bakal dimintai keterangan, karena diduga, saat pencurian walet terjadi, 2016 silam, dia dan Agok

Polisi Panggil Mantan Napi Sebagai Saksi Pencurian Walet
Istimewa

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Untuk memperkuat dugaan pencurian walet yang dilakukan, Surliansyah alias Agok, polisi terpaksa menghadirkan seorang mantan narapidana (Napi) Bukitsemut Sungailiat Bangka.

Mantan Napi bernama Ilut itu bakal dimintai keterangan, karena diduga, saat pencurian walet terjadi, 2016 silam, dia dan Agok lah pelakunya.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kapolsek Sungailiat, AKP Yudha kepada Bangka Pos Group, Jumat (28/7/2017) menyatakan, Tersangka Agok ditangkap Buser Reskrim Polres Bangka, Rabu (26/7/2017), namun penyidikan diambil alih Polsek Sungailiat.

"Karena TKP (tempat kejadian perkara)pencurian walet yang dimaksud, dilakukan Ilut dan Agok. Ilut ditangkap duluan, dan sekarang sudah bebas dari Lapas Bukitsemut Sungailiat. Sedangkan Agok, baru tertangkap sekarang (Sempat DPO). Sehingga kita akan panggil Ilut sebagai saksi perkara ini," kata Kapolsek, saat memberikan keterangan didampingi Kanit Reskrim, Bripka Hendra.

Pencurian walet ini kata Kapolsek, awalnya dilaporkan Namyung, korban, si pemilik gedung walet di Pasar Atas Sungailiat.

Laporan ditindak-lanjuti polisi, yang kemudian berbuntut pada penangkapan Ilut sebagai satu dari sekian pelaku.

"Selain Ilut, mantan Napi yang kita jadikan saksi, kita juga panggil dua orang saksi lainnya, yaitu dua orang pegawai gedung walet milik korban. Para saksi ini akan dimintai keterangan guna melengkapi berkas penyidikan perkara," katanya.

Perkara pencurian walet ini kata Kapolsek, dipastikan segera dilimpahkan ke jaksa, jika proses penyidikan sudah rampung. "Tersangka Surliansyah alias Agok, kita jerat Pasal 363 KUHP, ancaman lima tahun penjara," katanya.

Mengenai hasil pengembangan kasus oleh petugas pada Tersangka Agok setelah penangkapan, belum dapat dipastikan apakah Agok, juga melakukan aksi serupa di gedung walet lokasi lainnya.

Pengembangan kasus ini terputus hanya pada perkara pencurian walet milik Namyung saja.

"Hanya saja, Tersangka Agok ini seorang residivis. Agok sebelumnya pernah mencuri, bongkar ruko," tegasnya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help