Seorang Istri Dibunuh Karena Tak Berhenti Tertawakan Suaminya di Kapal Pesiar

Seorang pria membunuh istrinya di atas kapal pesiar mewah Emerald Princess karena sang wanita henti menertawakannya

Seorang Istri Dibunuh Karena Tak Berhenti Tertawakan Suaminya di Kapal Pesiar
(Image: Facebook)
Kenneth and his wife Kirsty 

BANGKAPOS.COM -- Seorang pria membunuh istrinya di atas kapal pesiar mewah Emerald Princess karena sang wanita henti menertawakannya. Fakta ini diangkat berdasarkan dokumen FBI dan seperti dilansir daily mirror Sabtu (29/7/2017).

Kenneth Manzanares dihukum 39 tahun atas kesalahan membunuh Kirsty, istrinya setelah seorang saksi mata melihat kamar passangan ini penuh darah.

Pasangan ini berasal dari Utah, AS berlayar dengan kapal pesiar Emerald Princess dalam perjalanan menuju Alaska ketika pembunuhan terjadi Selasa malam berdasarkan laporan ABC News.

Kirsty
Kirsty (facebook)

Berdasarkan laporan agen spesial FBI Michael Watson petugas yang bertanggungjawab terhadap insiden ini peristiwa pembunuhan terjadi Selasa pukul 9 malam waktu setempat.

Berdasarkan dokumen pengadilan Kirsty ditemukan dengan luka parah di bagian kepala dan meninggal di tempat kejadi perkara

Petugas keamanan kapal kepada penyidik mengaku melihat bercak darah di tangan dan pakaian Manzanares.

Berdasarkan surat pengakuan tersebut petugas keamanan kapal bergerak cepat dengan mengamankan Manzanares.

Petugas keamanan kapal juga membeberkan bahwa ada saksi mata yang masuk ke kamar pasangan dan melihat darah.

Satu orang saksi melihat Kirsty terbaring di lantai yang penuh darah dan Kenneth Manzaranes mengaku membunuh karena sang istri tak berhenti menertawakannya.

Agen spesial FBI Michael Watson mengatakan ketika dirinya memeriksa Manzaranes untuk mendapatkan bukti fisik pria ini justru berkata hidupnya sudah berakhir.

Manzanares menghadiri sidang pertamanya di pengadilan setempat Kamis siang.

Sidang pendahuluan terhadapnya dijadwalkan tanggal 10 Agustus 2017 mendatang dan hakim tidak memberikan ia jaminan dalam arti harus ditahan.

Summit Sotheby International Realty perusahaan tempat Kirsty bekerja mengatakan "Dengan hati yang sangat berat dan kesedihan yang luar biasa, kami mengumumkan bahwa kepergiannya terlalu cepat"

Kapal Emerald Princess
Kapal Emerald Princess (Bloomberg)

"Kami akan kehilangan dan merindukan pribadi Kirsty yang hangat, senyum yang tulus dan menyenangkan setiap teman" (*)

Editor: ismed
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help