Tudung Saji dan Cangkang Siput Gunggung Jadi Daya Tarik Wisatawan

Lomba mewarnai cangkang siput gonggong dan melukis tudung saji pada peringatan Hari Anak Nasional ini untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak.

Tudung Saji dan Cangkang Siput Gunggung Jadi Daya Tarik Wisatawan
Bangkapos.com/Nurhayati
Para siswa siswi sekolah dasar di Kabupaten Bangka ikut lomba melukis tudung saji saat peringatan Hari Anak di Gedung Sepintu Sedulang, Sabtu (29/7/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- PKK Kabupaten Bangka menyelenggarakan lomba mewarnai cangkang siput gonggong dan melukis tudung saji pada peringatan Hari Anak Nasional untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak.

Apalagi cangkang siput gonggong dan tudung saji merupakan ciri khas yang ada di Kabupaten Bangka. Siput gonggong menjadi makanan khas masyarakat, sedangkan tudung saji digunakan untuk penutup dulang pada acara Nganggung Sepintu Sedulang.

"Mereka ini aset bangsa yang harus kita buka selebar-lebarnya inovasinya, kreativitasnya, karena dari mereka inilah bakal jadi pemimpin-pemimpin kita di masa yang akan datang," ungkap Ketua PKK Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi saat melihat kreativitas anak-anak SD dan TK pada lomba melukis tudung saji dan mewarnai cangkang siput gonggong.

Diakuinya, untuk tudung saji dari segi kreativitasnya selama masih kurang dimana pewarnaannya hanya menggunakan cat merah, hijau dan kuning sehingga dengan dilukis maka semakin menarik dan beragam.

"Kita tumbuhkan minat agar tudung saji bisa tampil kreatif dengan dihias. Kita bisa ekspresikan dengan apa yang ingin kita maknakan dalam tudung saji tersebut," kata Mina.

Sedangkan untuk cangkang siput gonggong menurutnya bisa menjadi berberagam barang yang indah jika dimanfaatkan dengan baik sehingga tidak mubasir atau dibuang.

Dari cangkang siput gongong ini bisa dibuat pajangan, bunga, hiasan dinding dan lainnya.

Kreativitas membuat hiasan dari kerang ini sudah mereka lihat saat berkunjung ke Bintan.

"Bisa dimanfaatkan cangkang siput gonggong untuk berkreasi. Timbul semacam minat untuk berkreativitas jadi cangkangnya tidak dibuang bisa dibuat menjadi barang hiasan Untuk itu jiwa kreatifitas anak-anak ini perlu diasah sejak usia dini," jelas Mina.

Dikatanya tudung saji dan cangkang siput ini merupakan potensi daerah yang diharapkan bisa mendukung sektor pariwisata sehingga menarik wisatawan untuk membelinya.

Selain itu nilai jualnya lebih tinggi, pendapatan keluarga bisa bertambah dan menjadi icon daerah.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved