Dewan Tegur Gubernur Dua Kali Tak Datang Paripurna

Yang pertama kita lihat sendiri menerima sms dari anggota DPRD mengingatkan kembali gubernur pentingnya paripurna

Dewan Tegur Gubernur Dua Kali Tak Datang Paripurna
Bangka Pos/Krisyanidayati
Rapat Paripurna penyampaian rekomandasi LHP BPK RI dan Pengesahan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2016, di ruang rapat Paripurna DPRD Babel, Senin (31/7/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketidakhadiran Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan dalam dua kali rapat paripurna di DPRD Babel, menjadi perhatian dari anggota DPRD Babel.

"Mengingat ketidakhadiran dua kali gubernur di moment paripurna, untuk menjaga keharmonisan antara ekesekutif dan legislatif untuk menghadirkan gubernur," kata wakil ketua DPRD II Babel, Amri Cahyadi sebelum menutup rapat paripurna pengesahan raperda pertanggungjawaban APBD Tahun 2016, Senin, (31/7/2017).

Baca: Didit: Jangan Sampai Tiga Kali, Cukup Dua Kali

Amri mengatakan dirinya mendapatkan pesan singkat dari beberapa anggota dewan terkait ketidakhadiran gubernur ini.

"Yang pertama kita lihat sendiri menerima sms dari anggota DPRD mengingatkan kembali gubernur pentingnya paripurna," kata Amri

Ia mengatakan paripurna ini sudah dijadwalkan jauh-jauh hari, bahkan satu bulan sebelumnya.

"Sudah diagendakan jauh-jauh hari kan ini, apalagi kan ini mengesahkan rancangan dan tindaklanjut dari LHP BPK yang menjadi krusial untuk ditindaklanjuti," katanya.

Ia menambahkan, wakil gubernur tidak dapat menandatangi, melainkan hanya memparaf saja.

"Wagub tidak bisa menandatangi hanya bisa paraf, dikhawatirkan nanti lama ditandatangani karena dulu sekali ini pernah terjadi," katanya.

Gubernur Minta Maaf

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan meminta maaf kepada anggota dewan terkait ketidakhadiran dirinya dalam dua rapat paripurna di DPRD Babel.

"Saya meminta maaf kepada anggota DPRD Babel, ketidakhadiran ini karena saya memang melalukan MOU dengan BPKP," katanya dikonfirmasi terkait hal ini, Senin (31/7/2017).

Orang nomor satu di Babel ini mengatakan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna pasalnya, jadwalnya bertumburan dengan MOU beresama BPKP di Jakarta.

"Saya yang pertama ini BPKP sudah dua kali saya mundurkan, ini BPKP, kita juga harus menghargai orang, dan saya ini badannya cuma satu," jelasnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help