BangkaPos/

Laporan Keuangan Pemkot Pangkalpinang, 2016 Dapat Opini WDP

Bilamana dicermati temuan dan rekomendasi BPK atas laporan keuangan Pemkot Pangkalpinang tahun anggaran 2016

Laporan Keuangan Pemkot Pangkalpinang, 2016 Dapat Opini WDP
Bangkapos/Zulkodri
Suasana Rapat Paripurna pengesahan LPJ Walikota tahun anggaran 2016 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Laporan pertanggungjawaban Walikota Pangkalpinang
Atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2016 resmi diterima dan disahkan.

Penerimaan dan pengesahan itu, ditandai dengan disahkanya Lpj Walikota anggaran 2016 menjadi perda dalam rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (31/07/2017).

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian mewakili Walikota Pangkalpinang mengatakan, laporan keuangan atas pelaksanaan APBD tahun 2016 sudah beberapa kali di audit oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai November 2016 hingga Mei 2017 lalu.

"Idealnya laporan keuangan sudah selesai selambat-lambatnya pada bulan Februari tahun berikutnya, sehingga pemeriksaan atas laporan keuangan dapat dilakukan dan ini berarti pemeriksaan terhadap pelaksanaan APBD sudah final. Sehingga penyampaian laporan pertanggungjawaban ke DPRD dapat lebih cepat dilaksanakan," ujarnya

Laporan yang telah disajikan ini, lanjut Sopian sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang dapat diyakini angka berikut bukti pendukungnya.

Dari situlah katanya, laporan keuangan pemerintah daerah akan memperoleh opini sesuai dengan peraturan tentang pemeriksaan keuangan, tidak wajar, tidak memberikan opini (disclaimer), Wajar Dengan Pengecualian (WDP) ataupun Wajar Tampa Pengecualian (WTP).

Untuk laporan keuangan Pemkot Pangkalpinang atas pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 diakui Sopian belum memperoleh hasil yang maksimal setelah diaudit BPK. Namun kedepannya pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan dan menyajikan laporan keuangan yang terbaik.

"Kami yakin harapan tersebut, dapat tercapai, apabila adanya komitmen seluruh OPD dilingkungan Pemkot Pangkalpinang dapat mengupayakan tersusunnya laporan keuangan yang tepat waktu, tepat sasaran dan benar dalam penyajian serta meminimalisir temuan dalam pemeriksaan BPK," ujarnya

Sedangkan persoalan yang menyangkut aset di Pemkot Pangkalpinang yang masih dalam pembenahan dan penelusuran. Tentu sangat membutuhkan waktu yang cukup lama terlebih lagi yang menyangkut banyaknya aset-aset lama yang perlu ditelusuri asal muasalnya, tahun dan harga perolehannya serta waktu penyerahan dan dokumen pendukung.

"Bilamana dicermati temuan dan rekomendasi BPK atas laporan keuangan Pemkot Pangkalpinang tahun anggaran 2016 sangatlah sedikit. Kita masih menerima opini WDP. Mudah-mudahan dengan kerja keras dan penyampaian laporan keuangan yang sesuai dengan standar pemeriksaan, serta yang lebih penting adalah komitmen kita bersama, laporan keuangan Pemkot Pangkalpinang ditahun berikutnya dapat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualaian (WTP)," ucapnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help