Wakil Rektor UBB Sebut Gunung Meramu Kaya Tanaman Obat

Selain kaya flora dan fauna serta geosite unik, di Belitong ada gunung yang dipadati oleh tanaman obat-obatan.

Wakil Rektor UBB Sebut Gunung Meramu Kaya Tanaman Obat
Istimewa
Foto ‘bareng’ usai teken MoU di Tanjungpandan Minggu kemarin. Tampak dalam gambar  Wakil Rektor II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (kedua dari kanan), Bupati Belitung H Sahani Saleh S.Sos (tengah), Dyah Erowati, General Manager BIG (ketiga dari kiri),  Dr Eng Santi Dwi Pratiwi ST MRSc (dosen ITB, paling kiri) dan  wakil dari kelompok masyarakat Gunung Meramu, Belitung (paling kanan).  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Rektor II UBB  Agus Hartoko menegaskan keyakinannya Bangka Belitong Geopark mampu mencapai taraf  geopark global.  Selain kaya flora dan fauna serta geosite unik, di Belitong menurut Agus ada gunung yang dipadati oleh tanaman obat-obatan.

“Namanya Gunung Meramu, di gunung ini banyak ditumbuhi tanaman obat-obatan.  Ini sesuatu yang unik dan langka!,” ujar  Agus Hartoko.

Dikemukakan, untuk mengembangkan potensi yang ada di Bangka Belitung UBB dan BIG akan memperbanyak destinasi ekowisata dan produk-produknya, serta  akomodasi berupa ‘homestay’ di sejumlah destinasi.

“Untuk mendukung itu semua  ke arah program keberlanjutannya, kita pun  akan membangun  museum bahari dan pendidikan strata D3 bidang wisata,” kata Agus Hartoko.

Di lain sisi,  kekayaan alam geologi di Pulau Belitung juga terancam dengan kegiatan pertambangan pasir dan timah.  Selain itu keberlanjutan kegiatan ekonomi masyarakat Belitung yang selama ini bertumpu kepada aktivitas pertambangan juga terancam mengalami kemunduran ketika sumberdaya telah habis digali.

Tim Belitong Island Geopark belum lama ini telah mengunjungi Langkawi Geopark di utara Malaysia. Kunjungan ini untuk mempelajari sejumlah aspek yang berguna untuk  mendukung pencapaian geopark Belitong kepada taraf internasional.

“Langkawi Geopark sudah sepuluh tahun terakhir   bertaraf  global.  Kita optimistis bisa ke arah itu, sebab banyak hal yang ada di Belitong tapi tidak dipunyai Langkawi Geopark,” ujar Dyah Erowati, General Manager BIG,  yang memaparkan bahwa  usia bebatuan di Langkawi lebih tua dibanding Belitong.

Belitong Island Geopark (BIG) mengajak UBB melakukan penelitian di bidang geologi, pertambangan, biologi, budaya dan pariwisata di sejumlah tempat di Pulau Belitong. BIG sendiri telah mendata sejumlah “titik” yang terkategori geodiversity, geotourism dan geosite. Antara lain  granit Tanjungpandan (geodiversity), Tanjung Tinggi Sea Zone (geotourism), Batu Pepaya, Batu Belah, Batu Lumba lumba, Air Terjun Beraye, Pantai Burung Mandi, Pulau Lengkuas dan Danau Mempayak (geosite).

Untuk memeroleh status geopark nasional tidak gampang.   Salah satu syarat,  menurut Dyah, setidaknya 20 geosite yang ada di Belitong harus memiliki fungsi pendidikan.  Dalam kaitan itu ia meminta kepada  UBB untuk mengarahkan mahasiswa dan  para dosennya --  yang mengikuti  jenjang stratum 1, 2 dan 3 --  melakukan penelitian mereka di   Belitong.

“Itu harus ada kalau (Belitong Island-red) mau lulus ke level lebih tinggi lagi. Banyak objek yang bisa diteliti di Belitong. Ada hutan kerangas, geosite Bukit Lumut yang punya lumut tebal dan unik. Atau flora dan fauna, serta tambang tua  bawah tanah,” ujar Dyah.

Diakui Dyah Belitong punya keunikan sendiri dalam hal keberagaman flora dan fauna.  Di pulau itu  di antaranya terdapat hutan kerangas, hutan bakau,  monyet ekor panjang, Mentilin, Elang Dada Putih, ikan arwana.

“Sesuai syarat yang ditentukan Unesco,  juga harus  melakukan konservasi budaya.  Kami sekarang ini   sedang meneliti  keberadaan Suku Sawang,” ujar Dyah, menambahkan narasi setiap geosite, geoturism dan geodiversity  yang ada sangat diperlukan untuk memerkokoh karakter geopark.

“Termasuk pula penelitian-penelitian ilmiah yang dipublikasikan di berbagai jurnal dan media internasional,” tukas Dyah.  

 BIG belum lama ini mengundang sejumlah tur operator Perancis untuk melihat keunikan Belitung.  Menurut Dyah umumnya mereka terkesan dengan Belitong dan suka-cita mempromosikan pulau itu kepada  wisatawan Perancis.  (*/doi) 

Penulis: Dody
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help