Di Babel, Baru 380 Hektar Sawah yang Diasuransikan

Kesadaran mereka untuk asuransi ini masih rendah padahal yang dibayarkan petani dan peternak itu cuma 20 persen

Di Babel, Baru 380 Hektar Sawah yang Diasuransikan
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Babel, Toni Batu Bara. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dari 22 ribu hektar sawah di Babel, baru 380 hektar sawah yang diasuransikan petani.

Hal ini dikarenakan masih minimnya kesadaran petani untuk mengasuransikan sawahnya.

"Kesadaran mereka untuk asuransi ini masih rendah padahal yang dibayarkan petani dan peternak itu cuma 20 persen, karena 80 persennya ditanggung APBN," kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Babel, Toni Batu Bara, Selasa (1/8/2017).

Toni menjelaskan, untuk asuransi sawah dikenakan biaya Rp 180 ribu/hektar/tahun. Namun petani hanya membayar Rp 36 ribu/hektar/tahun karena selebihnya ditanggung pusat.

Dengan ikut asuransi petani dapat mendapatkan dana sebesar Rp 6 per 1 hektar sawah apabila gagal panen.

"Kami juga bingung apa memang penyuluh kita kurang intensif, atau memang petani belum tertarik, padahal Rp 36 ribu kalau dipikir-pikir sama denga 2 bungkus rokok, tahun ini baru 360 hektar yang sawahnya diasuranksikan," sebut Toni.

Ia mengatakan untuk sawah, asuransi akan dapat diklaim apabila gagal panen, banjir, kekeringan dan serangan organisme pangganggu pangan.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved