BangkaPos/

Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar Sebut Nama Penyuapnya dengan Istilah 'Ahok'

Di dalam percakapan tersebut, Patrialis menyebut kalimat, "Sekalian antum mau, Ahok, Ahok mau ngobrol gak?".

Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar Sebut Nama Penyuapnya dengan Istilah 'Ahok'
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Hakim MK Patrialis Akbar tiba di gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (14/2/2017). Patrialis Akbar diperiksa untuk pertama kalinta pasca penahanan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap permohonan uji materi perkara UU No 41 tahun 2014?. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mantan Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar, menggunakan istilah "Ahok" untuk menyebut nama pengusaha impor daging, Basuki Hariman.

Hal itu terungkap saat orang dekat Patrialis, Kamaludin, bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017).

Awalnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutarkan rekaman percakapan telepon antara Patrialis dan Kamaludin.

Di dalam percakapan tersebut, Patrialis menyebut kalimat, "Sekalian antum mau, Ahok, Ahok mau ngobrol gak?".

Selanjutnya, Kamaludin menjawab kata-kata Patrialis tersebut dengan mengatakan, "Ana arahkan si Ahok, iye ye,".

Baca: Janda Cantik Ini Dapat Mobil, Uang, dan Pakaian dari Patrialis Akbar

Menurut Kamaludin, Ahok tersebut adalah Basuki.

Kamaludin mengaku memahami apa yang dimaksud oleh Patrialis.

"Ahok itu Pak Basuki maksudnya. Kami ada rencana main golf di Royal. Pak Patrialis mengingatkan, kalau bisa Pak Basuki bisa gabung, ngobrol-ngobrol," kata Kamaludin kepada jaksa.

Setelah percakapan melalui telepon itu, Kamaludin menghubungi Basuki dan memintanya untuk hadir bertemu dengan Patrialis di lapangan golf.

Dalam kasus ini, Patrialis didakwa menerima suap dari pengusaha impor daging, Basuki Hariman.

Suap tersebut diduga untuk memengaruhi putusan uji materi yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut jaksa, Patrialis menerima 70.000 dollar AS, Rp4 juta dan dijanjikan uang Rp2 miliar yang belum terlaksana.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan agar Patrialis membantu memenangkan putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait uji materi atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. (Kompas.com/Abba Gabrillin)

Artikel ini sebelumnya tayang di kompas.com dengan judul Patrialis Pakai Istilah 'Ahok' untuk Sebut Nama Penyuapnya

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help