BangkaPos/

Anak Cerdas Tanpa Kelamin Ini Sekolah Pakai Jilbab, Sekarang Malah Ingin Jadi Laki-laki

Bocah yang masih duduk di Siswa Sekolah Dasar (SD) ini terlahir dengan tanpa alat kelamin dan anus.

Anak Cerdas Tanpa Kelamin Ini Sekolah Pakai Jilbab, Sekarang Malah Ingin Jadi Laki-laki
SURYA/HAORRAHMAN
Wabup Banyuwangi Yusuf Widiatmoko saat menemui Dwi Jossy, bocah SD yang tak punya kelamin, di rumahnya, Dusun Karangan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (1/8/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANYUWANGI - Sungguh kasihan dan miris melihat kondisi yang dialami Dwi Jossy, (14), warga Dusun Karangan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.

Bocah yang masih duduk di Siswa Sekolah Dasar (SD) ini terlahir dengan tanpa alat kelamin dan anus.

Saat ini usia Jossy sudah berusia 14 tahun. Di akta kelahiran Jossy, jenis kelaminnya tertulis perempuan.

Demikian juga di data administrasi sekolah. Jossy juga tercatat sebagai perempuan.

Orangtua Jossy menandaninya sebagai perempuan, karena dilihat dari kesehariannya yang gemar mengenakan pakaian seperti layaknya anak perempuan.

Di lingkungannya Jossy pun tumbuh menjadi 'anak perempuan'. Saat mengaji dan beribadah dia juga jadi perempuan, mengenakan jilbab dan wajahnya juga cukup cantik.

Namun kini ibunda Jossy, Sumarni , menemui persoalan. Anak yang mulai beranjak remaja itu ingin menjadi laki-laki.

Padahal Sumarni selama ini tidak mempermasalahkan jenis kelamin anak kesayangannya tersebut.

"Saya sangat kaget ketika anak saya bilang, Bu aku ini laki-laki. Di hadapan Allah juga harus laki-laki. Kalau operasi, aku mau jadi laki-laki," kata Sumarni menirukan perkataan anaknya itu, Selasa (1/8/2017).

Keinginan Jossy ini terlontar, karena sebentar lagi dia akan menyelesaikan pendidikan sekolah SD dan mau masuk bangku sekolah SMP.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help