Berawal dari Isu Selingkuh, Suami Habisi Istri di Depan Dua Anaknya

Zulmi marah melihat reaksi istrinya yang melawan saat ditanya tentang rumor perselingkuhannya dengan mandor perkebunan.

Berawal dari Isu Selingkuh, Suami Habisi Istri di Depan Dua Anaknya
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Zulmi saat diamankan di Polsek Lubukbatang Kabupaten OKU. 

BANGKAPOS.COM, BATURAJA -- “Aku kalap, dio nyerang aku dengan parang, namun karena pisau dibalut dengan kain aku hanya luka memar bae,” terang Zulmi Adi (36), warga Lubukbatang, OKU, Sumsel.

Zulmi mengatakan, seandainya sang istri tidak mengejarnya menggunakan parang, mungkin dia tidak akan menghabisinya.

Namun kemarahan Zulmi benar-benar tidak bisa dikendalikan lagi melihat reaksi istrinya yang melawan saat ditanya tentang rumor perselingkuhannya dengan mandor perkebunan.

Zulmi Adi yang ditemui di Mapolsek Lubukbatang Selasa (1/8) menceritakan, sebelum musibah itu terjadi pelaku dan korban sudah masuk kedalam kelambu mau beranjak tidur, sang suami lalu bertanya baik-baik kepada istrinya tentang kebenaran isu yang menyebutkan Sri Fitriani berselingkuh dengan oknum mandor.

Namun jawaban Sri betul-betul memancing emosi pelaku. “ Ado nian, kau lah nak kutinggalkan, urusan anak terserah kalu kau dak galak aku ngambeknyo,” kata pelaku menirukan kata-kata terakhir istrinya.

Mendengar jawaban istrinya, pelaku emosi lalu mengambil parang lalu membacokkanya ke wadah beras kemudian menebas lampu dan barang-barang yang ada didalam rumah.

Kemudian pelaku lari kedepan untuk meredakan amarah, namun korban langsung keluar dari balik kelambu dan merebut pisau yang ada di tangan pelaku.

Pasutri ini lalu berebut pisau, karena tidak berhasil merebut pisau dari suaminya , korban lalu mengambil pisau lainnya dari belakang.

Pisau yang biasa digunakan untuk menebas rumput ini memang dalam keadaan terbungkus/dililit kain dan langsung membacokannya ke pinggang pelaku.

Namun karena kain yang melilit mata pisau belum dilepaskan sehingga pelaku hanya mengalami luka memar dipinggang kiri.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help