BangkaPos/

KPK Panggil 8 Pegawai Bakamla Terkait Suap Satelit Monitoring

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil delapan orang saksi terkait kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla RI tahun 2016, Rabu (2/8/2

KPK Panggil 8 Pegawai Bakamla Terkait Suap Satelit Monitoring
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Logo KPK 

BANGKAPOS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil delapan orang saksi terkait kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla RI tahun 2016, Rabu (2/8/2017).

Para saksi tersebut sebagian besar bekerja di bagian yang terkait pengadaan di Bakamla RI.

Ke delapan saksi tersebut, yakni tiga Anggota Tim Teknis Pendampingan Pelaksanaan Pengadaan Bakamla RI Tuti Ida Halida, Y.M.V. Niko, dan Insan Aulia.

Kemudian, Koordinator Tim Teknis Pendampingan Pelaksanaan Pengadaan Bakamla RI Rizkal, Anggota (Koordinator) Unit Layanan Pengadaan Bakamla RI tahun anggaran 2016 untuk Kegiatan Peningkatan Pengelolaan Inhuker Keamanan dan Keselamatan Laut, Evrida.

Kemudian Ketua Unit Layanan Pengadaan Bakamla RI tahun anggaran 2016 Leni Marlena, dan Anggota (Koordinator) Unit Layanan Pengadaan Bakamla RI tahun anggaran 2016 untuk Kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Keamanan Laut, Juli Amar.

Terakhir, yakni Kasi Pengolahan Basis Data Dit Datin Bakamla RI Wahyu Sigit Purwoko.

(baca: Pejabat Bakamla Eko Susilo Hadi Divonis 4 Tahun 3 Bulan Penjara)

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, para saksi akan diperiksa untuk tersangka Nofel Hasan.

"Kedelapannya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NH," kata Febri, saat dikonfirmasi, Rabu (2/8/2017).

Nofel Hasan merupakan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla. Dia juga menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dengan nilai kontrak sebesar Rp 220 miliar.

Halaman
12
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help