BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

KWT Teratai Permai Giatkan Kawasan Rumah Pangan Lestari

KRPL ini diwujudkan dalam satu Rukun Tetangga atau Rukun Warga yang menerapkan prinsip Rumah Pangan Lestari.

KWT Teratai Permai Giatkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
IST
KWT Teratai Permai 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai Permai Kelurahan Lubuk Kelik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka menggiatkan kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di daerah Lubuk Kelik, Yulia Fitriyana, Rabu (2/8/17) dalam kegiatan Monev menjelaskan KRPL ini diwujudkan dalam satu Rukun Tetangga atau Rukun Warga yang menerapkan prinsip Rumah Pangan Lestari.

Dengan menambahkan intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya seperti sekolah, rumah ibadah, lahan terbuka hijau, serta mengembangkan pengolahan dan pemasaran hasil.

"Di Lubuk Kelik ini sudah 12 orang yang yang menerapkan sistem KRPL ini, insyaallah nanti ada penambahan lagi," kata Yulia.

Diuraikannya, KRPL ini juga bekerja sama dengan PKK, sehingga salin bersinergi dalam mengembangkannya.

Tujuan kita dengan adanya KRPL ini dapat berkembangnya kemampuan keluarga dan masyarakat secara ekonomi dan sosial dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara lestari, menuju keluarga dan masyarakat yang sejahtera,

"Seperti di rumah ibu Sunarti ini, lahan perkarangannya sudah lama dikenal dan punya multiguna, ada bahan makan sebagai tambahan hasil sawah, sayuran, buah-buahan, ada unggas, ternak kecil, ikan, dan lainnya termasuk produk olahannya, kemarin juga kwt ini mendapatkan bantuan dana dan juga sistem hidroponik yang dapat ditaman segala jenis tanaman dan sayuran, dan semoga ini semua dapat bermanfaat dan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat kita," kata Yulia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka melalui Kasi Promosi dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Mukmin, menuturkan, sistem KRPL ini selain memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan perkarangan secara lestari, juga untuk meningkatkan ekonomi keluarga, dan mengembangkan sumber bibit atau benih untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan pekarangan dan melakukan pelestarian tanaman pangan lokal untuk masa depan, serta mengembangkan ekonomi kreatif dan produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih, dan sehat secara mandiri.

"Sangat baik diberdayakan pada lingkungan keluarga, terutama di kota-kota, selain untuk konsumsi sendiri, juga bisa dimanfaatkan secara ekonomis dan menghasilkan, jadi kalau harga seperti cabe mahal, maka yang rajin dan punya KRPL ini tidak merasakan, karena mempunyai tanaman sendiri untuk dikonsumsi," tukas Mukmin.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help