BangkaPos/

Agar Bantuan Tepat Sasaran, Agustus, Dinsos Pangkalpinang Verifikasi Data PMKS

Verifikasi atau pemuktahiran data ini, dilakukan agar bantuan yang diberikan lebih tepat, akurat dan tepat sasaran

Agar Bantuan Tepat Sasaran, Agustus, Dinsos Pangkalpinang Verifikasi Data PMKS
Bangkapos/Zulkodri
Kepala Dinsos PPPA Kota Pangkalpinang, Fitriyansyah 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mulai Agustus 2017 Dinas Sosial dan PPA Kota Pangkalpinang kembali mengelar pemuktahiran data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Pangkalpinang.

Verifikasi atau pemuktahiran data ini, dilakukan agar bantuan yang diberikan lebih tepat, akurat dan tepat sasaran.

Kepala Dinsos dan PPPA Kota Pangkalpinang, Fitriansyah kepada bangkapos.com, Kamis (03/08/2017) dalam melaksanakan mekanisme pemutakhiran mandiri ini, pihaknya mengundang seluruh perangkat kelurahan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait termasuk BPS Provinsi Babel dan BPS Kota Pangkalpinang serta Bappeda Provinsi Babel dan Bappeda Kota Pangkalpinang.

Seperti diketahui bersama, ujar Fitriansyah, saat ini pemerintah telah memiliki data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang bersumber dari data Pemutakhiran BDT tahun 2015.

Untuk Kota Pangkalpinang, BDT Kota Pangkalpinang saat ini mencapai 8.832 kepala keluarga.

" Dari data itu, penerima rastra sebanyak 5682 KK, dan untuk program keluarga harapan 1982 KK. Namun data ini, kembali mengalami perubahan sehingga perlu diverifikasi kembali.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 13 tahun 2011 tentang kesejahteraan sosial saat ini, pemerintah mengembangkan mekanisme pendaftaran mandiri untuk memfasilitasi penduduk miskin dan kurang mampu.

Agar dapat mendaftarkan diri secara aktif dan di verifikasi secara objektif serta didaftarkan ke dalam data yang belum terdaftar dalam data terpadu program penanganan kemiskinan.

"Maka dari itu terkait hal ini, mulai Agustus ini kita akan menurunkan tim untuk memfasilitasi kegiatan itu, karena biasanya rentang waktu 2015 ke 2017 tentunya pasti ada data-data yang sudah tidak sesuai lagi apakah ada yang sudah meninggal dunia, apakah sudah pindah tempat tinggal, apakah memang sudah berubah statusnya. Bisa juga yang tadi mampu jadi miskin atau juga sebaliknya. Target kita sih mencapai 11 ribu KK," ungkapnya.

Selesai pemuktahiran, lanjut Fitriyansyah data yang sudah di verifikasi, langkah selanjutnya pihaknya akan melakukan uji publik mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga Kota Pangkalpinang. Kemudian baru disampaikan ke pemerintah pusat.

"Sebelum ditetapkan dengan keputusan Walikota, nanti akan kami sampaikan ke Kementerian Sosial. Kita harap dengan verifikasi ini, kita memiliki data yang valid, tepat sasaran dan up to date. Karena data inilah sebagai langkah pengambil kebijakan," ucapnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help