BangkaPos/

Ikut Seleksi CPNS Kemenkumham 2017? Ini Bocoran Agar Lulus Tes yang Beredar Sejak Juli Lalu

Lowongan ini untuk mengisi jabatan di Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Ikut Seleksi CPNS Kemenkumham 2017? Ini Bocoran Agar Lulus Tes yang Beredar Sejak Juli Lalu
bangkapos.com/Evan Saputra
Ilustrasi (tidak ada hubungan dengan isi berita). Penutupan pendidikan dan pelatihan prajabatan CPNS golongan I, II angkatan I,II,III,IV dan V di gedung diklat Provinsi Babel tahun 2015 Jumat (6/11/2015). 

Sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud.

Suwardi menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB.

Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Dijelaskan bahwa SKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas komputer  dan penunjang lain yang disiapkan BKN dan/atau menggunakan fasilitas komputer dan penunjang yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yang disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN.

Bagi instansi yang belum siap untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, dapat melakukan minimal 2 (dua) bentuk tes.

Yaitu tes praktik kerja, dengan materi dan penguji yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Lalu tes fisik/kesamaptaan, psikologis, kesehatan jiwa, dan wawancara sesuai yang dipersyaratkan oleh Jabatan.

Tata cara pendaftaran

Tata cara pendaftaran telah diatur di dalam surat edaran Kemenhukham nomor SEK.KP.02.02-490 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS.

Ada dua tata cara pendaftaran yang berbeda untuk pendidikan Dokter dan Sarjana/S1 dengan D III dan SLTA.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan pada KTP atau Nomor Kartu Keluarga di Kartu Keluarga (KK).

Pendaftaran online serentak dimulai pada tanggal 1 Agustus 2017.

Untuk pendidikan Dokter dan Sarjana/S1, batas pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan ditutup sampai 31 Agustus 2017.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu peserta ujian secara online di laman yang sama pada 6 - 9 September 2017.

Sedangkan untuk Sarjana/S1 dengan D III dan SLTA batas pendaftaran ditutup 26 Agustus 2017.

Setelah mendapatkan kartu pendaftaran, pelamar harus mengirimkan berkas lamaran sesuai persyaratan pelamar melalui PO. BOX dari masing-masing Kantor Wilayah yang dituju.

Batas waktu penerimaan berkas lamaran pada PO. BOX paling lambat diterima pada tanggal 31 Agustus 2017 pukul 16.00 waktu setempat.

Info persyaratan pelamar bisa dibaca di www.bkn.go.id atau https:// sscn.bkn.go.id.

Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help