AIMI Babel Siap Jadi Konsultan Ruang Laktasi

Sampai saat ini dikatakannya peraturan daerah (perda) yang mengatur keberadaan ruang Laktasi belum dikeluarkan.

AIMI Babel Siap Jadi Konsultan Ruang Laktasi
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Wakil Ketua AIMI bersama Kader pengurus Posyandu Kenari Jalan Batintikal Taman Sari Pangkalpinang saat sosialisasi pekan ASI, Jumat (4/8) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Bangka Belitung. Mil La mengatakan masih banyak perusahaan yang tidak menyediakan ruang Laktasi (ruang menyusui) untuk ibu dan balita.

Sampai saat ini dikatakannya peraturan daerah (perda) yang mengatur keberadaan ruang Laktasi belum dikeluarkan.

"Kita mengupayakan berdasarkan peraturan menteri kesehatan (permenkes) No 33 Tahun 2013 tentang pemberian ASI itu ada di tempat kerja. Untuk menunjang ibu-ibu bekerja yang ingin memberikan ASI," ujarnya saat ditemui Bangka Pos usai sosialisasi pekan ASI Posyandu Kenari Jalan Batintikal Taman Sari Pangkalpinang.

Beberapa perusahaan sudah pernah dikunjungi AIMI seperti kantor FIF dan PLN. AIMI Babel pun menyatakan kesiapannya terbuka menjadi konsultan apabila ada perusahaan yang membutuhkan saran untuk membuat ruang Laktasi yang ideal bagi ibu menyusui.

Berikut beberapa fasilitas yang perlu dipersiapkan untuk ruang Laktasi yakni menyediakan satu ruangan perivasi yang menyediakan tempat cuci tangan, sofa yang nyaman, air minum dan coller bag (tas pendingin).

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved