Daerah Canggu Gantung, Masih Butuh Kayu, Papan, Paku, Batu Bata, hingga Air Bersih

Bantuan bahan bangunan berdatangan di Dusun Canggu, Kecamatan Gantung, Belitung Timur

Daerah Canggu Gantung, Masih Butuh Kayu, Papan, Paku, Batu Bata, hingga Air Bersih
POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN
Warga Dusun Canggu menjemur Al Quran yang rusak akibat terendam banjir bandang yang menimpa kawasan ini, Minggu (16/7/2017) silam. Dusun Canggu merupakan titik terparah banjir Beltim. Saat ini masih terlihat rumah-rumah warga yang rusak dan memerlukan penanganan dan bantuan bahan bangunan.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR --- Bantuan bahan bangunan berdatangan di Dusun Canggu, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Pantauan Pos Belitung Sabtu (5/8/2017) siang, bahan bangunan berupa seng dan ratusan sak semen berdatangan dari sejumlah perusahaan ataupun asosiasi pengusaha.

Sebagian bahan bangunan ditampung di Gedung MPB, Dusun Canggu.

Sebagian lagi langsung diantarkan ke rumah-rumah warga.

Kepala Desa Lenggang Evo Lesmana mengatakan, saat ini Canggu membutuhkan bahan bangunan berupa kayu, papan, batu bata, hingga paku.

Dia telah memikirkan sejumlah opsi perencanaan untuk penanganan rumah warga terdampak.

"Kalau kayak semen mungkin sudah mulai cukup, nah seng masih kami hitung. Kami memiliki sejumlah opsi, di antaranya gotong royong, termasuk mempekerjakan warga di sini sebagai tukang," ujar Evo.

Di Desa Lenggang sedikitnya dinyatakan 40 rumah rusak berat, dan sekitar 50-an rumah lainnya rusak ringan dan berat.

Dusun Canggu, Desa Lenggang, dinyatakan sebagai titik terparah banjir Beltim yang menimpa Beltim, Minggu (16/7/2017) silam.

Rumah-rumah warga di Canggu rusak parah karena diterjang air berarus dari luapan Bendungan Besar PICE.

"Sekarang kami juga butuh air bersih. Sudah mulai susah. Kami ada rencana untuk membuat sumur bor umum," ujar Evo. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: ismed
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help