Kejadian di Kamp ISIS Membuat Nur Menyesal

Harapan akan pendidikan dan layanan kesehatan gratis, upah tinggi, dan peluang menjalani keislaman yang

Kejadian di Kamp ISIS Membuat Nur Menyesal
AFP PHOTO
Gerombolan teroris ISIS 

BANGKAPOS.COM --- Harapan akan pendidikan dan layanan kesehatan gratis, upah tinggi, dan peluang menjalani keislaman yang sempurna di bawah payung kekhalifahan, menggerakkan gadis Indonesia berusia 17 tahun mengajak keluarganya ke Suriah.

Keluarga itu tergiur janji kemakmuran gerombolan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Lebih dari 20 anggota keluarga mengikuti ajakan Nurshardrina Khairadhania, orangtua, adik, bibi, paman, dan keponakan, untuk hijrah ke Suriah.

Keluarga kecil itu lalu menjual rumah, kendaraan, dan perhiasan untuk membiayai perjalanan mereka ke Raqa.

Namun realita berkata lain. Mereka mendapati diri hidup di lingkungan yang memaksa setiap perempuan muda menikahi teroris ISIS.

Sementara, para pria harus mengangkat senjata di medan perang.

Nur bercerita, semua anggota keluarga laki-lakinya dipenjara karena menolak latihan militer.

Mereka kemudian terpaksa bersembunyi.

Sementara, kaum perempuan dipaksa tinggal di asrama khusus.

Nur mengaku kaget dengan kondisi kehidupan di sana.

Halaman
12
Editor: ismed
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved