BangkaPos/

Moms, Jangan Buru-buru Menyapih Balita, Ini Lho Manfaat Anak Menyusui Lebih Lama

Apakah benar kualitas air susu ibu (ASI) menurun setelah menyusui selama 1-2 tahun?

Moms, Jangan Buru-buru Menyapih Balita, Ini Lho Manfaat Anak Menyusui Lebih Lama
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Apakah benar kualitas air susu ibu (ASI) menurun setelah menyusui selama 1-2 tahun? 

Moms, banyak di antara kita yang beranggapan bahwa kualitas air susu ibu (ASI) sudah menurun setelah menyusui lebih dari 2 tahun, bahkan 1 tahun.  Anggapan ini membuat sebagian ibu ragu untuk terus menyusui dan cepat-cepat menyapih anaknya.

Benarkah anggapan tersebut? Lantas, kapankah sebaiknya kita menyapih anak? Untuk menjawab rasa ingin tahu kita semua, berikut ini berbagai informasi tentang kualitas air susu ibu yang menyusui setelah 2 tahun.

Fakta ini didapatkan berdasarkan penelitian-penelitian yang dilakukan para ahli, yang dirangkum pada kellymom,.com serta beberapa situs menyusui lainnya. Fakta baik tentang menyusui jangka panjang adalah sebagai berikut:

1. Air susu ibu yang menyusui lebih dari 1 tahun mengandung lemak susu dan energi yang lebih banyak daripada ibu yang menyusui dalam waktu lebih singkat (Mandel 2005)

2. Pada penelitian terhadap 250 balita di Kenya, rata-rata mereka mendapatkan 32% dari kebutuhan energinya dari air susu ibu.

Selanjutnya, jangan terkejut dengan kandungan nutrisi pada air susu ibu pada tahun ke-2 :

Apakah benar kualitas air susu ibu (ASI) menurun setelah menyusui selama 1-2 tahun? Temukan berbagai hasil penelitiannya di sini.

Sampai usia berapa kita dapat menyusui balita?
3. Bila ibu menyusui terus, pada saat bayi berusia 13 hingga 23 bulan, kandungan nutrisi dari 448 mL air susu ibu (ASI) adalah:

29% dari kebutuhan energi dalam sehari
43% dari kebutuhan protein dalam sehari
36% dari kebutuhan kalsium dalam sehari
75% dari kebutuhan vitamin A dalam sehari
76% dari kebutuhan folat dalam sehari
94% dari kebutuhan vitamin B12 dalam sehari
60% dari kebutuhan C dalam sehari (Dewey 2001)

Halaman
12
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help