Oknum ASN Dinas PU Diduga Selingkuh, Walikota Pangkalpinang Minta Ditindak Tegas

Pada dasarnya kasus itu, bukanlah permasalahan pemkot, tetapi lebih kepada pribadi ASN tersebut.

Oknum ASN Dinas PU Diduga Selingkuh, Walikota Pangkalpinang Minta Ditindak Tegas
The Odyssey
Berselingkuh berdasarkan jenis zodiaknya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peristiwa dugaan perselingkuhan yang dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang, SDR langsung mendapat perhatian Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah.

Bahkan ke depan agar perbuatan seperti ini, tidak terulang lagi pihaknya akan membuat aturan dengan melibatkan, para ulama, tokoh agama, forum umat beragama dan lainnya.

" Pada dasarnya kasus itu, bukanlah permasalahan pemkot, tetapi lebih kepada pribadi ASN tersebut. Namun selaku walikota, saya akan ambil tindakan. Karena masalah seperti ini kerap sekali terjadi, dan harus saya peringatan ke ASN lainnya juga agar tidak berbuat demikian. Dan kalau terbukti oknum yang bersangkutan akan kita beri tindakan tegas sesuai aturan berlaku," ujarnya kepada bangkapos.com, Senin (09/08/2017).

Adanya oknum yang diduga melakukan perselingkugan hingga pengerebekan, menurut Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Ahmad Subari sudah semestinya walikota memberikan sanksi tegas.

Bila perlu, katanya, oknum ASN tersebut, diberikan surat teguran hingga surat peringatan.

"Harus ada sanksi, minimal teguran atau SP. Ya kalau tetap berulang, lebih baik diberhentikan. Karena kalau tidak ada tindakan atau teguran, ini kan bisa menjadi contoh yang tidak baik bagi yang lainnya," tutur Subari.

Bahkan tak cuma itu, lanjut politisi Partai Gerindra ini, sanksi tegas ini tidak cuma bagi ASN saja, tapi juga berlaku bagi anggota dewan. Karena menurutnya, hal tersebut bisa saja dialami oleh para wakil rakyat.

"Ini kan biasanya musim-musiman. Bahkan selingkuh in sudah menjadi kebiasaan. Makanya saya setuju dibuat perwako dan bila perlu perwako itu juga berlaku bagi anggota dewan. Bila peelu dibuat bersama dalam bentuk perda," ucapnya.

Sebelumnya, oknum ASN yang berinisal Sdr digerebek oleh Polisi bersama istri dan anaknya di salah satu rumah kontrakan belakang RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang bersama teman wanitanya, Minggu (6/8) lalu.

Kejadian memalukan ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang Suparlan Dulaspar.

" Iya memang benar, saat kejadian yang bersangkutan berada di dalam rumah, dan sedang santai. Saat itu, istrinya bukan melapor secara tertulis, tetapi mengajak kenalannya di Polsek. Jadi secara aturan belum bisa kita berikan. Tetapi tetap secara pribadi saya beri teguran keras," ujar Suparlan.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help