Desa di Belinyu Rawan Kekeringan, Masyarakat Gunakan Kolong Bekas Timah

Hampir di seluruh desa di Kecamatan Belinyu, rawan terhadap potensi kekeringan di saat musim kemarau.

Desa di Belinyu Rawan Kekeringan, Masyarakat Gunakan Kolong Bekas Timah
bangkapos/riyadi
Ilustrasi warga memanfaatkan kolong bekas tambang timah untuk mandi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hampir di seluruh desa di Kecamatan Belinyu, rawan terhadap potensi kekeringan di saat musim kemarau.
Camat Belinyu, Asli mengatakan seperti Desa Riding Panjang dan Lumut, disana ada titik-titik rawan kekurangan air.
Ketika di titik-titik ini terjadi kekeringan air, masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada, misalnya air di kolong bekas tambang yang posisinya dekat dengan kampung setempat.
"Tapi hampir seluruh desa rawan kekeringan. Ketika kekeringan terjadi kita juga tidak bisa backup semua, sebagai solusinya, secara umum masyarakat memanfaatkan kolong-kolong bekas tambang, untuk pemenuhan kebutuhan air," kata Asli kepada bangkapos.com Selasa (8/8/2017).

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help