BangkaPos/

Selain Mie Koba, Ini Dia Mie Ikan Toboali yang Sayang Dilewatkan saat Berkunjung ke Pulau Bangka

Mie ikan toboali disajikan dalam piring yang berisi mie, taburan daging ikan giling, tauge, irisan daun seledri, dan bawang goreng

Selain Mie Koba, Ini Dia Mie Ikan Toboali yang Sayang Dilewatkan saat Berkunjung ke Pulau Bangka
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
Seporsi kuliner khas Toboali yakni mie ikan Toboali dengan tambahan otak-otak, pempek, jeruk kunci, dan telur tersaji di warung milik Cemilun, Toboali, Bangka Selatan, Kamis (3/8/2017). Mie ikan Toboali disajikan dengan taburan daging ikan parang-parang yang digiling bersama irisan daun seledri dan bawang gorong. 

BANGKAPOS.COM--Belum lengkap rasanya liburan bila tak mencicipi kuliner khas. Saat pergi ke Pulau Bangka, mie ikan Toboali bisa dimasukkan ke dalam daftar kuliner khas yang wajib dicoba.

Mie ikan toboali disajikan dalam piring yang berisi mie, taburan daging ikan giling, tauge, irisan daun seledri, dan bawang goreng. Kemudian, kuah panas disiramkan ke dalam piring.

Untuk teman santapan, mie ikan toboali bisa dipadukan dengan otak-otak, pempek, dan telur rebus. Untuk memperkaya rasa, mie ikan toboali juga bisa ditambah dengan perasan jeruk kunci, cuka merah, kecap asin, dan sambal.

KompasTravel sempat mencicipi mie ikan Toboali milik Ibu Cemilun saat berada di Toboali, Bangka Selatan. Mie ikan toboali menjadi hidangan pembuka pada pagi hari alias sarapan hari itu. 

Mie yang digunakan terasa seperti mie pangsit tapi lebih bertekstur lembut. Rasa daging ikan giling dan kuah dari ikan terasa gurih di lidah, meski belum ditambahkan kecap asin.

Taburan bawang goreng menambah harum sajian mie ikan toboali. Sementara, daging ikan giling juga masih bertekstur kasar.

"Saya sudah berjualan dari tahun 1974. Mienya buat sendiri tanpa pengawet. Mienya seperti mie pangsit tapi lembut," jelas Cemilun saat ditemui KompasTravel di warungnya beberapa waktu lalu.

Ia menggunakan ikan parang-parang sebagai bahan untuk taburan mie ikan toboali. Rasa dari gilingan daging ikan terasa dari bumbu rempah, seperti lada putih, bawang merah, bawang putih, kayu manis, pala, dan garam.

"Ikannya direbus, lalu digiling dan dicampur dari bahan-bahan. Ikan parang-parang itu yang terkenal di Bangka untuk buat pempek dan otak-otak," jelasnya. 

Warung mie ikan toboali milik Cemilun buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga siang hari. Harga seporsi mie ikan toboali yakni Rp 10.000 dan mulai dari Rp 2.000 untuk pempek, otak-otak, dan telur.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help