Bupati Membungkuk Sambil Salami Istri Guru Ngaji yang Tewas Dibakar Warga

Muhammad Al Zahra dituduh mencuri amplifier sebuah masjid dan kemudian dipukuli, diinjak-injak, dan dibakar sampai tewas.

Bupati Membungkuk Sambil Salami Istri Guru Ngaji yang Tewas Dibakar Warga
WARTAKOTA/FITRIYANDI AL FAJRI/KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Siti Zubaidah istri pria yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier di musala. 

BANGKAPOS.COM, BEKASI -- Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Itu sebagian nasihat orang bijak kepada siapa saja yang baru tertimpa musibah. 

Dan sepertinya, nasihat itu pas dialami oleh Siti Zubaedah.

Ibu muda ini baru saja ditinggal pergi selama-lamanya oleh sang suami, Muhammad Al Zahra.

Muhammad adalah korban keroyok massa (kormas) di Kabupaten Bekasi. Dia dituduh mencuri amplifier sebuah masjid dan kemudian dipukuli, diinjak-injak, dan dibakar sampai tewas.

Pasangan Siti-Muhammad mempunyai satu orang anak berusia 4 tahun dan satu anak yang masih dalam kandungan berusia 7 bulan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu berkunjung ke rumah Siti.

Keduanya mengucapkan duka cita sekaligus menjanjikan akan memberikan bantuan demi anak-anak almarhum dan proses persalinan Siti.

Menteri Agama berjanji akan memberikan biaya pendidikan anak-anak almarhum sampai perguruan tinggi.

Penelusurwan Wartakotalive.com, Dedi Mulyadi berjanji akan menanggung biaya persalinan Siti Zubaedah dan juga biaya hidupnya.

Janji itu disampaikan saat mereka menemui Siti dan kemudian ditulis oleh Dedi di akun instagramnya.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved