BangkaPos/

Hasilkan Minuman Sarang Walet Rumahan, Cafe Ho's Bangka Ini Diburu Wisatawan Luar Negeri

Pulau Bangka cukup tersohor dengan penghasil sarang burung waletnya yang berkualitas tinggi.

Hasilkan Minuman Sarang Walet Rumahan, Cafe Ho's Bangka Ini Diburu Wisatawan Luar Negeri
bangkapos/khamelia
Minuman sarang burung walet dan contoh sarang burung walet kering 

"Kita ingin minuman sehat ini tidak hanya bisa dirasakan oleh orang berduit saja, akan tetapi bisa dinikmati semua kalangan," ujar Arifin.

Hos Cafe terletak di Jl Achmad Rosidi Hamzah No 157 (Jl Theresia No 157). Di sini tersedia juga sarang burung walet kering asli berkualitas tinggi mulai dari harga Rp 700 ribu perons hingga Rp 1,2 juta per ons.

Minat masyarakat mengkonsumsi sarang burung walet semakin meningkat, hal tersebut menjadi motivasi mereka untuk kembali membesarkan usaha ini dengan membangun sebuah cafe yang cukup megah berdampingan dengan kawasan pusat oleh-oleh khas Bangka My Snack.

Di sini tamu bisa melihat menyaksikan presentasi langsung bagaimana cara memasak dan mengolah sarang burung walet yang benar hingga menghasilkan manfaat bagi tubuh.  

Kehadiran cafe tersebut nantinya diharapkan bisa lebih memperkenalkan sarang burung walet yang memang menjadi khas Bangka kepada masyarakat dan khususnya kepada wisatawan domestik maupun luar negeri.

"Ini adalah cafe education. Kami ingin keberadaan cafe ini juga bisa membantu pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata di Bangka Belitung. Sehingga jika ada wisatawan yang datang ke Bangka dan ingin mencicipi minuman sarang burung walet, kita bisa mengajak mereka ke sini," tutur Arifin.

Kelebihan dari minuman sarang burung walet HO's adalah 100 persen murni sarang burung walet, bahan baku super dan pilihan serta diolah secara tradisional alias tanpa bahan pengawet.

"Sarang burung walet asli Bangka memang mahal, tetapi ini menjadi tantangan buat kami bagaimana mengkreasikan sarang walet ini sehingga bisa dikonsumsi semua lapisan, tentunya tetap mempertahankan kualitasnya," ujarnya.

Diakuinya, harga bahan baku cukup tinggi, namun bukan menjadi halangan bagi mereka untuk tetap eksis menyediakan produk ini di tengah masyarakat.

"Untungnya memang tipis, tapi gak masalah bagi kami yang penting orang bisa mencicipi, sekaligus kami ingin mengedukasi masyarakat akan manfaat sarang burung walet ini," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: khamelia
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help