BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Cuaca di Laut Masih Ekstrem, Potensi Badai Bisa Datang Seketika

Selain karena faktor bulan terang, menurunnya hasil tangkapan nelayan disebabkan cuaca ekstrem.

Cuaca di Laut Masih Ekstrem, Potensi Badai Bisa Datang Seketika
Bangkapos.com/Dok
Ilustrasi: Nelayan Sungailiat membawa hasil tangkapan di Pelabuhan Jelitik Sungailiat Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selain karena faktor bulan terang, menurunnya hasil tangkapan nelayan disebabkan cuaca ekstrem. Angin kencang dan gelombang tinggi, serta potensi badai, jadi pemicunya.

Ketua HImpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka, Ridwan menyebutkan kendala yang dihadapi nelayan.

"Penyebab menurunnya hasil tangkapan nelayan Bangka akhir-akhir ini tak hanya karena faktor bulan terang, namun ada penyebab lain. Kondisi perairan Bangka yang belum stabil, berpengaruh pada pendapatan nelayan," kata Rdiwan kepada bangkapos.com, Jumat (11/8/2017).

Kondisi Perairan Bangka katanya, sejak beberapa pekan terakhir relatif membahayakan.

Bulan lalu, sejumlah bagan roboh dan perahu tenggelam. Tak lama setelah itu, masuk bulan terang, sejak dua pekan terakhir. Kedua faktor yang dimaksud, masih terjadi.

"Gelombang dan angin mempengaruhi hasil tangkap nelayan. Angin masih mendominasi kencangnya. Gelombang di laut juga belum juga teduh. Sehinga potensi datangnya badai secara tiba-tiba masih ada," katanya.

Untungnya, musim bulan terang diperkirakan segera berakhir, dalam waktu dekat. Ketika bulan tak memancarkan sinar sepenuhnya, nelayan akan berlomba-lomba melaut lagi.

"Saat ini saja sebagaian nelayan ada yang sudah bersiap-siap turun ke laut. Mereka akan kembali menangkap ikan di laut, jika bulan terang telah berakhir," jelas alumnus SPPN Sembawa Sumsel yang juga Sarjana Strara1 Perikanan ini, menjabarkan kondisi nelayan binaannya.

Penulis: ferylaskari
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help