Maraspala dan Peneliti Rencanakan Survei Geopark Bangka Utara

Kecamatan Belinyu terdapat potensi alam yang sangat menarik jika dikembangkan untuk kepentingan pariwisata

Maraspala dan Peneliti Rencanakan Survei Geopark Bangka Utara
bangkapos.com/dok
Sapta Qodria Muafi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Potensi sumber daya alam (SDA) pulau Bangka tentunya tak kalah dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, bahkan di pulau Bangka sendiri terdapat potensi SDA yang belum 'tergalih' secara maksimal.

Seperti halnya di wilayah utara pulau Bangka atau tepatnya di daerah Kecamatan Belinyu terdapat potensi alam yang sangat menarik jika dikembangkan untuk kepentingan pariwisata atau dijadikan sebagai objek wisata alam 'taman bumi' (Geopark).

Potensi alam di daerah tersebut rencananya akan digalih lebih dalam oleh sekelompok aktifis pecinta alam berkolaborasi dengan seorang Geologis.

Adrineka (36), selaku peneliti metamorf mengatakan kegiatan penelusuran lokasi metamorf itu tepatnya di Dusun Pejem - Tengkalat, Belinyu, Bangka.

"Insya Allah rencananya besok (Sabtu 12/8/2017--red) kita akan melakukan survai ke lokasi tersebut bersama kelompok para pegiat pecinta alam," kata Adrianeka didampingi ketua pegiat pecinta (Maraspala Provinsi Babel), Sapta Qodria Muahfi SH, Jumat (11/8/2017).

Adrineka menerangkan secara singkat jika penyebaran batuan jenis metamorf meliputi wilayah Pejem, Tengkalat hingga sampai dengan Tanjung Tuing dan beberapa wilayah lainnya.

Ia menambahkan beragam jenis batuan yang akan dijumpai di daerah setempat diantaranya batuan Metasedimen. Batuan ini terdiri dari batupasir kompak dengan urat-urat kuarsit.

"Penyebaran batuan ini meliputi area Tengkalat dan sekitarnya dan kemungkinan besar sampai wilayah Tanjung Tuing dan Pejem," terangnya.

Selain itu di daerah setempat juga batuan jenis Metamorf yang terdiri dari sekis, filit dab gneis yang bewarna putih kusam.

"Penyebaran batu ini meliputi area Tengkalat dan sekitarnya dan kemungkinan Tanjung Tuing dan Pejem," katanya.

Ia sendiri mengatakan pengertian Geopark yakni sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka (out standing) termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

"Dimana masyarakat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam sebagaimana ketetapan konvensi UNESCO tahun 2004," tegasnya.

Geopark secara resmi menurut Adrineka sesungguhnya salah satu program UNESCO bernama International Geoiscience and Programe (IGGP) dan Pedoman Operational Geopark Global UNESCO tersebut termuat dalam dokumen 38 C/ 14 UNESCO.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help