Preman Tebas Pelayan Rumah Makan Hingga Bersimbah Darah

Empat pria yang diduga preman mengamuk di Rumah Makan (RM) Nagari Bundo Kanduang Sungailiat.

Preman Tebas Pelayan Rumah Makan Hingga Bersimbah Darah
Ilustrasi 

"Karena tidak dikasih nasi bungkus, mereka membacok kami. Luka paling serius dialami teman saya, Rizki Saputra. Rizki luka bacok di bagian kepala (jalani operasi bedah). Sedangkan saya, hanya luka gores di pundak kanan," katanya.

Serupa disampaikan Sohibul alias Sohib (35), pemilik RM Nagari Bundo Kanduang saat ditemui di tempat yang sama.

Pria yang sudah empat tahun berjualan nasi padang itu mengaku sempat meladeni para terduga pelaku.

"Malam itu (Kamis dinihari), mereka (pelaku) datang berempat, dan memanggil saya. Kemudian saya datang dan temui mereka. Wah..saya bilang, biasa abang ini (pelaku)... sering minta nasi bungkus," kata Sohib di ruang penjagaan Polres Bangka, Kamis (10/8).

Tapi dibilang begitu membuat pelaku marah besar. Pelaku tetap ngotot, minta nasi empat bungkus nasi padang, kesukaan mereka.

"Tapi saya tolak karena warung lagi kayak gini (sepi). Kemudian, dia minta satu saja, tapi tetap tidak dikasih," kata Sohib.

Karena ditolak, pelaku semakin berang dan mengancam Sohib si pemilik rumah makan. Pelaku menyatakan, akan berbuat anarkis di rumah makan tersebut.

"Dia (pelaku) bilang 'kamu tahu nggak' usaha di kampung mana..? Begitu pelaku bilang ke saya," katanya.

Tak hanya cekcok pada si pemilik rumah makan, pelaku juga perang mulut dengan istri Sohib.

Karena khawatir pelaku berbuat kasar pada sang istri, Sohib akhirnya bersedia menuruti permintaan pelaku. Namun Sohib hanya mau kasih sebungkus nasi saja.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved