BangkaPos/

Curhat Marliem, Saksi Kunci Kasus e-KTP Bikin Merinding, Ini Katanya Sebelum Tewas

Kematian Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik) menyisakan banyak misteri.

Curhat Marliem, Saksi Kunci Kasus e-KTP Bikin Merinding, Ini Katanya Sebelum Tewas
Kontan
Johannes Marliem 

Berita yang Marliem maksud ialah soal terbongkarnya bukti berupa rekaman pembicaraan.

Padahal, rekaman tersebut sebenarnya tak ingin ia beberkan.

"Saya kira sama saja hukum di AS juga begitu. Kita selalu menjunjung tinggi privacy rights, harus memberitahu dan consent bila melakukan perekaman," tuturnya.

Baca: Istri Cantik Ngamuk di Mobil Suami yang Selingkuh, Ternyata Wanita Pelakor Sahabatnya Sendiri

Itu sebabnya, ia sempat mengungkapkan harapannya agar (jurnalis) Kontan tidak memelintir pemberitaan soal rekaman yang ia anggap sebagai catatan tersebut.

Pasalnya, dalam pemberitaan di media sebelumnya, seolah-olah dijelaskan bahwa ketua DPR RI Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka gara-gara rekaman yang ia miliki.

"Jadi tolong jangan diplintir lagi. Saya tidak ada kepentingan soal rekaman. Dan ada rekaman SN (Setya Novanto) atau tidak, saya juga tidak tahu. Namanya juga catatan saya," ucap Marliem.

Marliem juga sempat membantah soal isi surat dakwaan yang menyebut ia sempat memberikan duit US$ 200.000 kepada Sugiharto

Mantan pejabat Kemendagri itu sudah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sebagai buktinya, ia memberikan potongan rekaman pembicaraannya dengan Sugiharto.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help