BangkaPos/

Breaking News

19 Orang Terjaring Razia Tempat Hiburan Malam, 7 Positif Narkoba

Dari 19 orang ini, tujuh diantaranya tercatat positif narkotika jenis sabu dan obat adiktif lainnya.

19 Orang Terjaring Razia Tempat Hiburan Malam, 7 Positif Narkoba
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Polres Pangkalpinang Dan BNP Kepulauan Babel Gelar Razia THM 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim gabungan Kepolisian Pangkalpinang dan Badan Narkotika Provinsi Kepulauan Babel berhasil menjaring 19 orang dari razia yang di gelar di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukumnya, Minggu (13/8/2017) dini hari.

Dari 19 orang ini, tujuh diantaranya tercatat positif narkotika jenis sabu dan obat adiktif lainnya. Sementara, 11 orang dinyatakan masih anak di bawah umur dan satu tanpa identitas saat di periksa tim gabungan.

Baca: Tiga Siswi SMA Berpakaian Seksi Keluyuran di THM

Baca: Polres Pangkalpinang dan BNP Babel Gelar Razia THM

"Empat diantaranya positif narkoba jenis sabu, dan tiga obat adiktif lainya, nantinya akan kita periksa dulu melalui Satuan Narkoba serta berkoordinasi dengan pihak BNP Kepulauan Babel," jelas Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Noveriko A. Siregar.

Terkait anak di bawah umur, pihaknya akan segera memanggil‎ orangtua dari anak-anak yang kedapatan berada di THM saat razia di gelar.

"Kita juga akan konfirmasi ke sekolahnya untuk dilakukan pembinaan lagi, yang pasti akan kita telusuri," tegasnya.

‎Disinggung terkait polemik kafe dan pub monalisa, pihaknya mengakui apa yang sudah di inginkan masyarakat terus dilakukan tindaklanjut oleh Kepolisian.

"Saat kita periksa perijinannya malah lengkap, cuma memang sedang meneruskan saja. Malahan ada tempat hiburan lainnya yang sudah mati ijinnya per 1 Januari 2017 lalu, sudah kita ingatkan padahal, maka kita akan periksa secara berkala nantinya," tambahnya.

‎Disisi lain, saat di konfirmasi kepada Manager Kafe dan Pub Monalisa, Yulia mengakui bahwa bersedia dilakukan pemeriksaan rutin pada aktifitas tempat hiburan yang di kelolanya.

"Apa yang disangkakan di pemberitaan media massa lokal lainnya itu fitnah dan pencemaran nama baik, kami akan ambil tindakan hukum," ujarnya usai razia dilakukan di tempatnya.

‎Perihal perpanjangan ijin, dirinya mengakui terus mencoba melakukan musyawarah kepada masyarakat dan perangkat desa setempat.

"Apa yang harus di perbaiki kami coba perbaiki, untuk waktu tutup kegiatan kami seperti biasanya, cuma sekarang masih melakukan pendekatan dengan masyarakat saja," jelas Yulia.‎

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help