BangkaPos/

Johannes Marliem, Saksi Kunci E-KTP Sempat Curhat Sebelum Nekat Bunuh Diri

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Johannes sempat bertukar pesan dengan KONTAN.

Johannes Marliem, Saksi Kunci E-KTP Sempat Curhat Sebelum Nekat Bunuh Diri
Facebook
Johannes Marliem 

Pemerintah lakukan pemborosan dan adanya mafia di sektor-sektor tertentu

Dalam kesempatan itu, Johannes juga menyinggung soal Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, BPJS dan sebaginya.

Menurutnya, kartu tersebut merupakan pemborosan anggaran, karena hanya berupa plastik yang berisi tulisan.

Sedangkan e-KTP berisi data biometrik yang sangat valid.

Dengan e-KTP, pemerintah bisa memastikan jumlah anggota keluarga dan berapa jumlah anak yang harus disubsidi.

"KTP-el saat ini sudah siap, mau dijadikan e-Toll bisa, jadi e-money juga bisa. Tapi, karena di sektor-sektor itu sudah dikuasai mafia jadi pemerintah tidak berani ambil keputusan politis," katanya.

(TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)

Berita ini sebelumnya diterbitkan Tribunnews.com berjudul Curhatan Johannes, Saksi Kunci E-KTP yang Tewas: Kecewa pada Pimpinan KPK dan Media Massa

Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help