BangkaPos/

Pembiaran Aksi Brutal 757 Kepri Akan Dilaporkan Manajemen PS Timah Babel

Masak pemain 757 Kepri melakukan pelanggaran keras dan brutal dihadapan wasit jangankan diberi kartu malah

Pembiaran Aksi Brutal 757 Kepri Akan Dilaporkan Manajemen PS Timah Babel
Bangkapos/Deddy Marjaya
Pemain PS Timah Babel dilanggar dengan aksi guntung oleh pemain 757 Kepri dihadapan hakim garis namun dianggap bukan pelanggaran Minggu (13/8/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kesebelasan PS Timah Babel menerima kekalahan dari tuan rumah 757 Kepri Jaya dengan skor 3-0 di Stadion Citra Mas Batam Kepulauan Riau Minggu (13/8/2017).

Namun terhadap pemberian oleh wasit atas aksi kekerasan yang menjurus brutal dan membahayakan pemain PS Timah Babel akan dilaporkan ke PT LIB selaku operator dan PSSI.

"Masak pemain 757 Kepri melakukan pelanggaran keras dan brutal dihadapan wasit jangankan diberi kartu malah dianggap tidak ada pelanggaran ini diluar kewajaran," kata Mintra Jaya kepada wartawan usai laga dalam konfrensi pers.

Menurut Mintra Jaya PS Timah Babel kerap diperlakukan tidak wajar oleh wasit yang berpihak saat tandang atau away.

Namun hal itu tidak pernah dibalas saat menjamu lawan di kandang Stadion Depati Amir Pangkalpinang.

Sebab sejak awal mengelola PS Timah yang sebelumnya bernama PS Bangka para pemain yang bergabung selalu ditekankan untuk bermain dengan teknik sepakbola untuk memenangkan setiap pertandingan.

Bukan menghalalkan segala cara termasuk melakukan kekasaran yang bisa menciderai pemain lawan.

"Kalau masih ada laga seperti ini berarti sepakbola kembali kejaman jahiliyah karena wasit membiarkan artinya tidak perlu aturan bermain bola kalau pemain bisa semaunya dilapangan," kata Mintra Jaya

Hal senada dikatakan oleh pelatih Sanusi Rahman yang memprotes keras aksi brutal pemain 757 Kepri.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help