BangkaPos/

Ratusan Warga Antar Jenazah Jhon, Korban Keganasan Buaya Sebagin ke Pemakaman

Mayat berada di pinggir pantai dengan kondisi terlentang,berpakaian lengkap baju celana dan sepatu bout,lengan

Ratusan Warga Antar Jenazah Jhon, Korban Keganasan Buaya Sebagin ke Pemakaman
Istimewa
Warga ramai melihat proses evakuasi korban di terkam buaya, di perairan Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan, Minggu (13/8/2017) 

Laporan Wartawan Bangkapos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Suharli alias Jhon, korban yang di terkam buaya di perairan laut teluk Kerasak Desa sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, Basel telah di salatkan dan semayamkan, di pemakaman TPU Desa Rajik, pada Minggu (13/8/2017).

Ratusan warga terlihat ikut melawat dan mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca: Buaya Bangka Semakin Mengganas, Sudah Empat Warga Tewas Dimangsa

Sebelumnya jenazah Jhon di temukan pada pingir pantai perairan Desa Sebagin, lalu di evakuasi oleh tim pencarian gabungan antara Basernas ,Kepolisian Polsek Simpang Rimba, aparatur pemerintahan desa Sebagin, warga dan keluarga korban.

Tubuh Jhon warga Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, di temukan pada tepian sungai Kabal yang berjarak 7,4 Km dari lokasi korban di terkam oleh buaya, Jumat (11/8/2017) lalu.
Tubuh Jhon warga Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, di temukan pada tepian sungai Kabal yang berjarak 7,4 Km dari lokasi korban di terkam oleh buaya, Jumat (11/8/2017) lalu. (IST)

Kapolsek Simpang Rimba Iptu Yudha mengatakan ketika ditemukan korban sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang anggota tubuh masih utuh dan rambut sudah habis terkelupas.

"Mayat berada di pinggir pantai dengan kondisi terlentang,berpakaian lengkap baju celana dan sepatu bout,lengan sebelah kanan terdapat luka diduga bekas gigitan buaya,kondisi kulit sudah mulai terkelupas, bagian wajah sudah membusuk, mata sudah hilang dan rambut sudah terkelupas semua,"jelas Kapolsek mewakili Kapolres Bangka Selatan AKBP Bambang Kusnarianto, kepada wartawan, Minggu (13/8/2017)

Ia menambahkan jarak ditemukan yaitu 10 mil dari tempat korban di terkam buaya, perjalanan menggunakan perahu membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk sampai di lokasi tersebut.

"Dengan kejadian ini, kami menghimbau mengingat lokasi masih banyak hewan buas seperti buaya, warga yang beraktifitas di lokasi tersebut untuk waspada dan ekstra hati hati, selain itu pihak Desa harus memberitahukan kepada warganya dimana lokasi lokasi yang rawan dengan hewan buas seperti buaya,"ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help