BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Warga Riausilip dan Kelapa Mulai Berburu Madu Hutan

Madu yang dipanen, bisa berupa madu dari lebah yang hinggap atau bersarang di kayu (senggang) yang sengaja dipasang

Warga Riausilip dan Kelapa Mulai Berburu Madu Hutan
businessweek.com
Ilustrasi madu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Warga diberbagai daerah seperti di desa-desa di Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka dan di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, dalam sepekan terakhir mulai berburu dan memanen madu hutan.

Madu yang dipanen, bisa berupa madu dari lebah yang hinggap atau bersarang di kayu (senggang) yang sengaja dipasang oleh warga, tapi ada juga dari koloni lebah yang hinggap dan membuat sarang di kayu hutan, bukan di kayu senggang yang disiapkan oleh orang.

Pemusung madu hutan, Ajung warga Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa, mengemas air madu, usai dipanen dari hutan setempat, Sabtu (12/8/2017).
Pemusung madu hutan, Ajung warga Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa, mengemas air madu, usai dipanen dari hutan setempat, Sabtu (12/8/2017). (Bangkapos/Riyadi)

Warga Desa Pangkalniur Achyarani mengungkapkan, sejak satu atau dua minggu lalu, orang sudah mulai musung (memanen) madu.

"Umumnya madu hutan asli, bukan budidaya, tapi hasilnya bervariasi, ada yang banyak ada yang sedikit, kalau jenisnya ada madu karet, mesirak dan lainnya, kalau madu pelawan disini belum ada," kata Achyarani kepada bangkapos.com Minggu (13/8/2017).

Pemusung madu di Kelurahan Kelapa Istadi menuturkan, meskipun saat ini musim madu, tapi tidak banyak, karena hutannya juga mulai berkurang.

"Ada sih ada, cuma nggak sebanyak dulu. Ada juga yang hasilnya lumayan, karena rajin mencari ke dalam hutan selain pasang senggang sendiri, madu yang kami panen madu hutan asli," ujar Istadi.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help