BangkaPos/

Dipanggil Soeharto Pulang, BJ Habibie Hanya Mau Buat Pesawat Terbang Bukan Kapal Perang

Soeharto ingin agar Habibie membantu dirinya dalam pembangunan karena akan tinggal landas dalam pembangunan nasional.

Dipanggil Soeharto Pulang, BJ Habibie Hanya Mau Buat Pesawat Terbang Bukan Kapal Perang
Tribunnews.com
Mantan Presiden BJ Habibie dan replika pesawat Regio Prop 80 (R80). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie kembali mengenang peristiwa ketika dia dipanggil Presiden ke-2 RI Soeharto.

Habibie yang saat itu bekerja dan bermukim di Jerman kala itu diminta Soeharto agar kembali ke Indonesia.

Soeharto ingin agar Habibie membantu dirinya dalam pembangunan karena akan tinggal landas dalam pembangunan nasional.

Akan tetapi, pria kelahiran Parepare itu mengatakan dia hanya ingin membuat pesawat terbang.

"Saya hanya mau buat kapal terbang, dan tidak mau buat kapal perang," kata Habibie saat memberikan sambutan pada acara Penganugerahan Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) 2017 di kediamannya, Patra Kuningan, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Saat itu terjadi tanya jawab antara dirinya dengan Soeharto.

Kepada Soeharto, BJ Habibie mengatakan dirinya mengidamkan untuk menghubungkan daerah di Indonesia melalui jalur udara.

Menurut dia, Indonesia tidak mungkin dihubungkan dengan kerata api atau mobil.

"Yang saya idam-idamkan, saya mau menghubungi tiap titik di bumi Indonesia melalui udara. Tidak mungkin kereta api, tidak mungkin dengan mobil. Hanya pesawat terbang," kata dia.

Habibie tidak mengungkapkan mengenai alasannya tidak ingin membuat pesawat tempur.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help