Masyarakat Rebo dan Rambak Dapat 100 Paket Sembako

Bupati Bangka H. Tarmizi menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu kategori orang tua hidup sendiri

Masyarakat Rebo dan Rambak Dapat 100 Paket Sembako
IST
Penyerahan 50 paket sembako diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Hj. Mina Tarmizi, Rabu (16/8/17) di Kantor Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H. Tarmizi menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu kategori orang tua hidup sendiri.

Penyerahan 50 paket sembako diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Hj. Mina Tarmizi, Rabu (16/8/17) di Kantor Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sebelumnya juga, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat menyerahkan 50 paket sembako untuk masyarakat Rambak yang dikoordinir oleh mahasiswa KKN Bersama.

Bantuan ini merupakan bentuk kerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama yang sedang melakukan KKN di beberapa desa di Kabupaten Bangka.
Hj. Mina dalam kesempatan tersebut penyerahan sembako ini merupakan bentuk dan wujud kepedulian bupati dan juga pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.

"Kita ingin masyarakat kita bisa bahagia dan dapat menikmati hidup dengan selayaknya," kata Mina melalui rilis Pemkab Bangka.

Diharapkan Mina, masyarakat dapat terus mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Bangka yang terkait dengan sosial dan kebersamaan.

"Ini hanya bentuk kecil saja, dan kita harapkan masyarakat dapat membantu dan mendukung," ujar Mina.

Sementara itu, Tommy Azani Salam, sebagai ketua KKN Desa Rebo mengungkapkan, penyerahan bantuan sembako dari Bupati Bangka ini merupakan salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat terkait program yang digulirkan pemerintah daerah.

"Waktu itu ada sambutan di Kantor Bupati terkait dengan program Orang Tua Hidup Sendiri atau Buratuhiri, jadi kita membentuk tim dan melakukan survei dan langsung turun ke lapangan untuk mengecek atau mendatanya," kata Tommy.

Diuraikan Tommy lagi, mereka bersama rekan-rekan yang lainnya melakukan pendataan di tiga dusun di Desa Rebo yakni Dusun Rebo, Tanjung Ratu dan Karang Panjang.

"Kita dapat data yang valid dan langsung ke rumah-rumah, dan kita konsultasikan juga ke pihak pemdes, dan diberikan ke pak bupati, ada sekitar 60 namun diseleksi lagi jadi 50 orang yang berhak untuk mendapatkannya, karena kita melihat ada keluarga apa tidak, umur dan pekerjaan juga serta lainnya," terang Tommy.

Lebih lanjut Tommy mengungkapkan program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka merupakan salah satu program yang bisa dijadikan contoh bagi daerah lain, karena langsung menyentuh ke kehidupan masyarakat dan tepat sasaran.

Dikatakan Tommy, sebagai mahasiswa dirinya bersama teman-teman mempunyai tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat di Desa Rebo yang merupakan tempat melakukan KKN Bersama.

"Kita sudah ke rumah, dan masyarakat sangat terima kasih atas program dan bantuan dari Bupati Bangka ini, seperti Bunaktuslah, Buratuhiri, Bumilristi, Semari, Rumah Layak Huni dan lainnya, semoga program-program ini bisa membantu masyarakat," tukas Tommy.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help