BangkaPos/

Pempek Bukan Cuma Lenjer dan Kapal Selam Saja, Ini 7 Pempek Paling Diburu Pecinta Kuliner

Masyarakat hanya tahu tentang pempek kapal selam atau lenjer saja, padahal kuliner berbahan dasar ikan ini mempunyai banyak macam olahan.

Pempek Bukan Cuma Lenjer dan Kapal Selam Saja, Ini 7 Pempek Paling Diburu Pecinta Kuliner
Tokopedia
Pempek kulit 

Pempek adaan bertekstur lebih kasar dan kenyal, sehingga bisa dibedakan secara teksturnya.

Selain itu pempek adaan ukurannya lebih besar dan rasa pempeknya juga terasa khas.

Jadi antara bakso ikan dan pempek adaan jelas punya karakter yang berbeda.

4. Pempek Pistel

Pempek pistel mempunyai bentuk yang khas, yakni mirip dengan pastel.

Benjamin menuturkan, olahan pempek ini berbahan dasar sama dengan pempek lainnya, yang berbeda hanya bentuknya saja.

Pempek ini juga mempunyai dua jenis, yakni pempek pistel isi dan tanpa isi.

"Pempek pistel isi, biasanya dibuat dengan meletakkan isian berupa telur, namun bisa juga diberikan isian sayur," ujar Benjamin.

Jika ingin memberikan isian sesuai selera, sebaiknya membuatnya sendiri.

Sebab pempek pistel yang biasanya dijual hanya menawarkan isian satu macam, yakni telur.

5. Pempek Kulit

Pempek kulit (tokopedia)
Pempek kulit (tokopedia) 

Pempek kulit biasanya jarang dijumpai dengan mudah.

Sebab pempek jenis ini hanya dijual di beberapa lapak saja.

Bukan karena harganya yang mahal, tetapi memang sedikit butuh kerumitan untuk membuatnya.

"Pempek kulit ini menggunakan bahan yang biasa, yakni ikan dengan tambahan kulit ikan tenggiri juga," ujar Benjamin.

Jadi jika ingin mencicipi pempek yang satu ini, kamu sebaiknya datang ke tempat yang menjual aneka ragam pempek komplit.

Di antaranya adalah kedai milik Benjamin, di sana Anda akan menemukan jajanan yang satu ini.

6. Pempek Keriting

Pempek yang satu ini sekilas mirip dengan mie gulung.

Pempek keriting di Kedai Pempek Rama, Selasa (15/8/2017). (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman)
Pempek keriting di Kedai Pempek Rama, Selasa (15/8/2017). (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman)

Akan tetapi, jenis pempek ini sama sekali tidak menggunakan campuran mie di dalamnya.

Semua murni menggunakan bahan dasar pempek yang umum dibuat.

Tidak hanya bentuknya yang unik yang menjadi daya tarik, namun ketersediaannya juga tergolong susah ditemui.

Hanya beberapa lapak saja yang menjual pempek satu ini, di antaranya adalah Kedai Pempek Rama.

Benjamin beralasan, pempek keriting memiliki tingkat kerumitan tinggi dan proses membuatnya juga panjang.

Sehingga banyak pedagang yang lebih memilih membuat pempek biasa.

Seperti lenjer atau kapal selam yang lebih cepet dan mudah membuatnya.

7. Pempek panggang

Pempek panggang di Kedai Pempek Rama, Selasa (15/8/2017). (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman)
Pempek panggang di Kedai Pempek Rama, Selasa (15/8/2017). (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman) 

Selain olahan pempek ikan tenggiri, terdapat pula pempek isi ebi (udang) yang dipanggang.

Sajian pempek panggang tentu memiliki, bentuk dan cara masak yang berbeda.

Karena pada umumnya, masyarakat mengetahui pempek berbentuk lonjong dan kapal selam, serta digoreng.

Namun, berbeda dengan pempek panggang, yang memiliki bentuk bulat dan pipih dengan belahan bagian tengahnya yang berisakan ebi dan sambal di dalamnya.

Penganan pempek panggang memiliki tekstur kulitnya agak keras.

Sehingga bila baru masak dan langsung dihidangkan, kita masih merasakan kulitnya yang garing dan agak renyah bila digigit.

Bagian dalamnya lembut dan sangat terasa ebinya, sekali gigi dijamin bikin ketagihan.

Benjamin menuturkan, untuk menyantap pempek panggang tidak menggunakan cuka atau kuah pempek.

"Karena olahan pempek panggang, di dalamnya telah terdapat isian ebi yang diberi bumbu pedas dan disatukan dengan kecap manis," jelas Benjamin.

Benjamin menambahkan, meski isiannya berupa ebi, tetapi bahan utamnya tetap menggunakan ikan tenggiri.

Itulah penjelasan 7 jenis pempek yang populer di Indonesia.

Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang pempek khas Palembang. 

(Tribun Jabar/Fasko Dehotman)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help