BangkaPos/

Perayaan HUT RI di Lapas Perempuan Berlangsung Penuh Semangat

Berbagai perlombaan dan kegiatan digelar dengan meriah dan diikuti oleh para penghuninya. Seperti lomba menyayikan

Perayaan HUT RI di Lapas Perempuan Berlangsung Penuh Semangat
ist
HUT RI di Lapas Perempuan 

Laporan Wartawan Bangka Pos. Giarti Hadi

BANGKA POS.COM, BANGKA -- Menjalani kehidupan di balik jeruji besi tak membuat penghuni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas III Pangkalpinang surut semangatnya untuk turut merayakan kemerdekaan RI ke 72.

Berbagai perlombaan dan kegiatan digelar dengan meriah dan diikuti oleh para penghuninya. Seperti lomba menyayikan lagu Daerah Bangka Belitung dan lagu Daerah Nusantara.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya nusantara yang tumbuh dari keanekaragaman tetapi kokoh dalam persatuan sebagai modal utama dalam mengisi kemerdekaan," ujar kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas III Pangkalpinang Nebi Viarleni dalam rilisnya kepada Bangka Pos, Kamis (17/8).

Ditambahkan Nebi saat ini Lapas III Perempuan dihuni oleh 48 orang, dia berharap dengan perarayaan ini mampu membangkitkan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.

"Melalui momentum peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Lapas Perempuan Klas III Pangkalpinang berusaha membangkitkan semangad perjuangan dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan perlombaan,"paparnya.

Dikatakan salah satu Napi perempuan bahwa menjadi terpidana dan harus menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) tidaklah mudah.

Putusan pengadilan yang mengakibatkan hilangnya hak kemerdekaan membuat mereka terkurung di balik tembok penjara.

"Menyesali dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan adalah cara mudah bagi kami untuk menjadi pribadi yang ikhlas dalam menjalani hukuman," ungkap salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Klas III Pangkalpinang.

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas III Pangkalpinang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru dilingkungan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Bangka Belitung yang mulai beroperasi pada tanggal 1 Maret 2017.

Meskipun untuk sementara waktu masih menginduk di Lapas Klas IIa Pangkalpinang sambil menunggu pembangunan gedung baru khusus untuk Lapas Perempuan di Pangkalpinang.

"Keterbatasan tidak menyurutkan semangat kami dalam melakukan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Klas III pangkalpinang yang saat ini berjumlah 48 orang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Lapas Klas IIa Pangkalpinang yang telah banyak membantu dalam hal penggunaan fasilitas yang mereka miliki sehingga proses pembinaan dan kegiatan-kegiatan kami selama ini dapat berjalan dengan baik", ungkap Kalapas.(*)

Penulis: giarti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help