BangkaPos/

DPRD Basel Dengar Pidato Presiden RI, Masyarakat Menikmati Secara Utuh Kemerdekaan

Pimpinan dan anggota DPRD Bangka Selatan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Rapat Junjung Besaoh DPRD Basel

DPRD Basel Dengar Pidato Presiden RI, Masyarakat Menikmati Secara Utuh Kemerdekaan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Pimpinan dan anggota DPRD Bangka Selatan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Rapat Junjung Besaoh DPRD Basel, Rabu (16/8). 

TOBOALI, BANGKA POS -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan melaksanakan kegiatan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, pada Rabu (16/8) di Ruang Rapat Junjung Besaoh DPRD.

Para tamu undangan terlihat rapi menggunakan setelan jas dan duduk di tempat yang telah ditentukan. Sementara istri para pejabat yang hadir terlihat anggun dengan menggunakan pakaian seragamnya masing-masing.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Bangka Selatan Ansori Norman yang menyampaikan mengenai makna kemerdekaan dalam peringatan HUT ke-72 Kemerekaan Republik Indonesia.

“Hari kemerdekaan merupakan perisitwa bersejarah, mengingkat para pendahulu dengan pengorbanannya yang berhasil merebut dari tangan penjajahan, tidak berlebihan apabila kita menyampaikan pengorbanan para pahlawan, karena bangsa yang besar menghargai jasa para pahlawan,” jelas Wakil DPRD Basel H Ansori Norman, Rabu (16/8).

Ia menambahkan apa yang disampaikan dari pidato Presiden Joko Widodo semoga bisa memberikan masukan dan arahan untuk pembangunan serta perkembangan Kabupaten Bangka Selatan.

“Apa yang kita dengarkan merupakan hal penting, mengenai perkembangan pemerintahan dan pembangunan di Indonesia, serta untuk perkembangan Bangka Selatan,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Samsul Bahri mengatakan bahwa pidato presiden yang disampaikan pada Gedung DPRD RI, sangat disambut baik olehnya, namun menurutnya dalam memaknai kemerdekaan di masyarakat, masih banyak rakyat yang kesusahan dan kesulitan dengan kondisi sekarang ini.

“Kita menyambut baik pidato Presiden Joko Widodo, mengenai apa yang telah dikerjakan, namun melihat kondisi kemungkinan masih banyak tidak sesuai dengan di lapangan, masih banyak permasalahan sepert tarif dasar listrik, impor barang. Ini menandakan kita tidak begitu baik, ada masyarakat yang merasakan kesusahan itu,” jelasnya.

Samsul menambahkan, bahwa dalam Kemerdekaan Indonesia ke-72 tahun semoga masyarakat bisa lebih sejahtera dan menikmati secara utuh kemerdekaan.

“Harapan kita dalam kemerdekaan ini sejatinya merupakan bukan hanya merdeka di atas kertas, tetapi merdeka dengan sesungguhnya melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan,” tuturnya.

Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mengatakan bahwa disampaikanya pidato Presiden maka daerah harus bisa mengimbangi serta melengkapi upaya pemerintah pusat, untuk terus membangun.

“Kita harus bisa mengimbangi dan melengkapi, karena apa yang disampaikan ke pemerintah daerah ini sangat positif, kita harus bergerak cepat apa yang disebutkan oleh Presiden, seperti pembangunan kemiskinan lapangan kerja, ini harus saling melengkapi dan menutupi, karena kalau ingin kerja tidak ada lapangan kerjanya bagaimana, sehingga harus ambil peran untuk membangun Bangka Selatan,” katanya.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Bangka Selatan Justiar Noer, Wakil Bupati Riza Herdavid, Sekda Suwandi, Wakil Ketua DPRD Basel Ansori Norman, Wakil Ketua DPRD Basel Samsul Bahri, Kapolres Bangka Selatan AKBP Bambang Kusnarianto, Kajari Basel Pramono Mulyo, para anggota DPRD Basel, kepala SKPD, dan unsur muspida lainnya. (adv/n4/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help