Video : Kini Petani Berani Panen Ubi Kasesanya

Kami diberi harga Rp 800 perkilo, karena dia ngurus DO. Kemarin mulai ku cabut, karena memang sudah

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Petani di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, sejak Sabtu (19/8) mulai memanen ubi kasesa, setelah penampung ubi memberi kepastian tentang harganya.

Petani ubi kasesa di Kelurahan Kelapa Munzir mengatakan, ada pengurus pemegang DO (delivery order), sudah meminta agar ubi ini di panen.

"Kami diberi harga Rp 800 perkilo, karena dia ngurus DO. Kemarin mulai ku cabut, karena memang sudah diminta dan mau diambil," ujar Munzir kepada bangkapos.com Minggu (20/8/2017).

Munzir rencananya akan memanen ubinya beberapa bulan lalu, tapi waktu itu harganya belum memungkinkan, kalau toh di panen dan di jual, hasilnya belum bisa mengembalikan modal.

"Karena sudah diminta agar dipanen dengan harga tadi, ya kami panen dari Sabtu kemarin dan hari ini (Minggu 20/8)," kata Munzir.

Dikatakan Munzir, petani lain seperti di Desa Pusuk juga sudah mulai panen.

"Umur ubi kami sudah setahun lebih sedikit la, lumayan agak besar-besar," kata Munzir.
Petani lainnya, Bujang menyebutkan, bila kedepan harga ubi kasesa ini stabil, kemungkinan akan menanam lagi.

"Lihat perkembangan harga dulu lah. Tapi sayang juga kalau bibitnya (pohon ubi yang sudah dicabut) tidak ditanam lagi," ujar Bujang.

Sementara petani ubi kasesa di Desa Riau Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, Zainar mengatakan, akan memanen ubinya setelah selesainya rangkaian acara Peringatan HUT Kemerdekaan RI 72 ini.

"Setelah 17 an inilah kami akan panen. Di Desa Riau banyak kawan-kawan yang berkebun ubi, mungkin nanti panennya akan serentak," ujar Kades Riau ini.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved