BangkaPos/

Woow! Baru Diresmikan, Hutan Wisata Mangrove Penagan Padat Pengunjung

Anda pernah ke Pantai Tanjung Raya, Penagan? Bila belum, atau sudah pun, kunjungilah pantai di Mendo Barat itu.

Woow! Baru Diresmikan, Hutan Wisata Mangrove Penagan Padat Pengunjung
ist
Ayunan di Wahana Gerbang Rindu kerap jadi rebutan siswa SD dan para ibu serta anak kecilnya. Dalam gambar pemain drumband Gita Pelangi sedang menikmati ayunan alami

Bambu Jodoh terbuat dari susunan bilah bambu membentuk hati atau love. Di sini pengunjung bisa mengabadikan momen masuk di dalam bingkai hati warna merah. Di bagian sisi Bambu Jodoh tertera kalimat perintah: “Temukan Judoh Mu”.

Tak kalah menariknya adalah ‘spot’ Gerbang Rindu. Selain sebagai lokasi swafoto dan foto ‘bareng’, di area Gerbang Rindu -- semacam gerbang terbuat dari ranting setengah lingkaran berhias bunga merah -- tersedia ayunan yang kedua talinya diikat di antara batang bakau tua.

Wahana ayunan alami ini jadi rebutan pengunjung. Selain asyik, mereka sekaligus menikmati embusan angin pantai di atas ayunan. Tak heran bila sekumpulan siswa SD, ibu serta anak kecil silih berganti mencoba ayunan ini. Di atas pohon sengaja dipajang papan nama “stay with me” plus lambang cinta (hati).

Ide membuat wahana dan ‘spot’ selfie itu menurut Muhammad Firhan (Ketua KKN UBB di Penagan) datang dari sesama mahasiswa KKN. Kemudian didiskusikan segi bentuk, pesan yang diterakan di papan nama, pilihan warna, dan kemudian baru diputuskan lokasinya.

Di Pantai Tanjung Raya, pengunjung yang ‘haus’ akan informasi flora dan fauna di Penagan, akan terpuasi dengan isi ‘baleho’ edukasi yang secara ringkas menjelaskan berbagai jenis bakau, kepiting dan jenis burung di sana.

Inda (mahasiswa Prodi Teknik Pertambangan) dan Erry Among (mahasiswa Prodi Akuntansi), di tempat terpisah menjelaskan, begitu antuasiasnya warga mengunjungi Pantai Tanjung Raya setelah hutan wisata mangrove -- berikut ‘spot’ dan sejumlah wahana -- rampung dikerjakan oleh mahasisw KKN UBB.

“Dulu pantai ini jarang dikunjungi warga. Paling warga datang ke sini untuk mancing ikan. Sekarang lihatlah ramai sekali warga Penagan dan sekitarnya ke sini,” ujar Inda.

Rektor UBB Muh Yusuf mengapresiasi ide dan kreativitas 41 mahasiswa KKN UBB di Penagan. Ia berharap, semua yang telah dibuat mahasiswa KKN dapat dipelihara dan dilanjutkan oleh Karang Taruna dan Komunitas Pemuda Penagan.

“Hutan wisata mangrove merupakan aset bernilai ekonomi tinggi. Saya usul kepada Kades Penagan untuk melakukan studi banding ke hutan wisata mangrove di Tukak, Bangka Selatan. Di sana, hutan wisata mangrovenya bagus,” ujar Muh Yusuf.

Agar lokasi hutan wisata senantiasa didatangi pengunjung, Muh Yusuf menyarankan pemdes beserta karang taruna dan komunitas pemuda setempat sedini mungkin menata lokasi parkir, tempat jualan dan pondok-pondok berteduh.

Halaman
123
Penulis: Dody
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help