2.028 Kg Pasir Timah Ilegal Diamankan Polda Babel di Gudang Puput Parittiga

Berdasarkan keterangan pemilik dan saksi pasir timah tersebut dibeli dari penambang yang mengantarkan kegudang

2.028 Kg Pasir Timah Ilegal Diamankan Polda Babel di Gudang Puput Parittiga
ist
bos timah Tjen Sui Fat asal Puput Bangka Barat yang dimankan Subdit Tipidter Ditkrimsus Polda Kep Babel Senin (21/8/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Subdit Tipidter Krimsus Polda Kep Bangka Belitung mengamankan Tjen Sui Fat alias Afat warga Puput Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat.

Afat merupakan kolektor pasir timah yang diduga melakukan aktifitas ilegal tanpa dilengkapi izin dan dokumen sah.

Dari gudang milik Afat didapati sebanyak 51 kampil (karung) pasir timah seberat 2.028.

"Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan ditahan di Polda Kep Babel," kata Kabid Humas AKBP Abdul Mun'I'm mewakili Dirkrimsus Kombes (Pol) Mukti Juharsa Senin ((21/8/2017)

AKBP Abdul Mun'im menjelaskan pengungkapan kasus penampungan pasir timah ilegal dikawasan Desa Puput Kecamatan Parit Tiga ini dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat.

Menindaklanjuti info tersebut Tim Subdit Tipidter melakukan penyelidikan dan dilanjutkan dengan mendatangi sebuah gudang di Jalan Kimjung Desa puput Kamis (17/8/2017) lalu.

Didalam gudang didapati sebanyak 51 kampil pasir timah kering.

Pemilik lokasi Afat tidak bisa menunjukkan dokumen sah atas kepemilikan pasir timah tersebut.

Tim kemudian melakukan penimbangan dan diketahui total pasir timah tersebut seberat 2.028 kg.

Selain itu juga diamankan 1 bak lobi pasir timah, 2 kuali penggrengan timah, 5 kopelan catatan pembelian pasit timah, 1 kalendera berisi pembelian pasit timah dan 1 timbangan duduk kapasitas 100 kg.

Berdasarkan keterangan pemilik dan saksi pasir timah tersebut dibeli dari penambang yang mengantarkan kegudang milik Afat.

Selain itu ia juga menampung pasir timah dari penambangan di Pantai Cupat.

"Jadi pasir timah yang dibeli berasal dari penambangan ilegal tersangka kita jerat dengan pasal 161 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara," kata AKBP Abdul Mun'im.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help