Sosiolog: Pemerintah Harus Turut Andil Sediakan Tempat Sampah Saat Pawai

Sampah yang banyak itu karena adanya kegiatan baris berbaris dan karnaval jadi kalo mengedukasi masyarakat agar tidak

Sosiolog: Pemerintah Harus Turut Andil Sediakan Tempat Sampah Saat Pawai
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Atribut bekas pawai karnaval berbentuk tawon ditinggalkan peserta begitu saja di Alun-alun Taman Merdeka. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Adanya keluhan dari Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang Jumhari perihal kurangnya kepedulian masyarakat dan pedagang kaki lima yang membuang sampah sembarangan turut mendapat saran dari Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung, Citra Asmara Indra.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang Jumhari mengatakan total berat sampah yang terkumpul selama dua hari pawai (19-20 Agustus 2017) yang dikumpulkan sepanjang rute pawai dari start kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jalan Air Itam menuju finish di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) mencapai 12 ton.

Total sampah ini belum termasuk hari ini, Senin (21/8) di hari terakhir lomba pawai.

Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung, Citra Asmara Indra berpendapat kalau keberadaan tempat sampah selama pawai berlangsung bukan hanya jadi kewajiban pedagang dan masyarakat.

Pemerintah juga seharusnya punya andil untuk meletakkan tong sampah di area tertentu.

"Sampah yang banyak itu karena adanya kegiatan baris berbaris dan karnaval jadi kalo mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan pas pelaksanaan kegiatan akan sangat sulit, karena evennya tahunan dan sosialisasi untuk tidak buang sampah sembarangan pun harus dilakukan menjelang hari H kegiatan tahunan ini," jelas Citra saat melalui pesan Whatsapp, Senin (21/8).

Menurutnya, sulit mengontrol masyarakat dan pedagang selama tiga hari pawai dari pagi hingga sore

"Pemerintah seharusnya sudah menyiapkan solusi bagaimana mencegah terjadinya penumpukan sampah, misalnya menyediakan tempat sampah dalam radius berapa meter dan saling berdekatan di sepanjang ruas jalan yg akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat," sarannya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved